Jakarta, IDN Times – Sejumlah peserta mengangkat lima jari tangan saat mengikuti Aksi Rakyat Bela Indonesia di Lapangan Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (8/11/2026). Gestur tersebut menjadi salah satu simbol yang mencuri perhatian dalam aksi yang dihadiri ratusan orang dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) hingga kalangan universitas.
Salam lima jari itu muncul di tengah seruan peserta untuk membela Indonesia dan melawan pihak-pihak yang mereka anggap mengancam kedaulatan bangsa. Simbol tersebut juga menjadi pembeda dari salam tiga jari yang sebelumnya dikenal dalam sejumlah gerakan protes terhadap pemerintah.
Suasana aksi semakin semarak dengan kehadiran jingle Bela Indonesia ciptaan Neno Warisman. Lagu tersebut turut mewarnai kegiatan yang mengangkat isu kedaulatan negara, oligarki, dan penegakan hukum.
Ketua Aksi Rakyat Bela Indonesia, Bachtiar Nasir, dalam orasinya menyerukan agar masyarakat tidak tinggal diam menghadapi berbagai persoalan bangsa. Dia juga mengajak peserta untuk mendukung lima tuntutan yang menjadi dasar penyelenggaraan aksi tersebut.