Jakarta, IDN Times - Kelompok pro-Palestina Amerika Serikat (AS) mengecam kunjungan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, ke Washington D.C., pada Selasa (28/7/2026) waktu AS atau Rabu (29/7/2026) waktu Indonesia. Sebab, mereka geram atas tindakan Netanyahu yang hingga kini masih memerintahkan Israel untuk melakukan agresi militer di Palestina, terutama di Gaza dan Tepi Barat.
Ayah Suleiman, pemimpin Palestinian Youth Movement di wilayah Washington mengatakan, pandangan warga AS ke Israel, terutama terhadap Netanyahu, kini sudah mulai berubah. Sebab, banyak warga AS yang kini menentang agresi Israel di tanah Palestina. Oleh karena itu, banyak warga AS yang mengecam kunjungan sang perdana menteri ke Washington.
“Yang kita saksikan adalah perubahan arah pandangan publik Amerika (Serikat) terhadap Israel. Hal ini perlahan akan mulai mengubah posisi para pejabat terpilih. Orang-orang yang vokal menentang Israel memenangkan pemilihan pendahuluan," kata Suleiman kepada The New Arab.
