Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan bahwa negaranya sedang memenangkan perang melawan Iran dan mengklaim telah mengendalikan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. Pernyataan tersebut dia sampaikan dalam konvensi paruh waktu pertama Partai Republik di Dallas, Texas, pada Rabu (9/9/2026).
Di hadapan para pendukungnya, Trump melontarkan usulan untuk mengubah nama perairan penghubung Teluk Persia dan Teluk Oman tersebut. Dia menegaskan bahwa AS akan mengganti nama jalur perdagangan minyak vital itu menjadi Selat Trump.
