Jakarta, IDN Times - Pemerintah Prancis melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan gelombang panas di negaranya sejak akhir Juni lalu kini sudah hampir 9 ribu orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi usai salah satu lembaga riset Prancis, National Institute of Statistics and Economic Studies (INSEE), melaporkan tambahan korban tewas sebanyak 2.025 orang pada Jumat (3/7/2026).
Namun, Menteri Kesehatan Prancis, Stephanie Rist, mengatakan, jumlah tersebut sebetulnya masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah pada waktu yang akan datang. Sebab, Rist memprediksi masih ada banyak korban tewas imbas gelombang panas yang belum terdeteksi oleh sistem pendataan elektronik milik pemerintah.
