Jakarta, IDN Times - Sebanyak 132 orang tewas dan 570 lainnya terluka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026). Gempa menyebabkan bangunan runtuh di sejumlah kota dan memicu operasi penyelamatan besar-besaran.
Asosiasi Kota-kota Ibu Kota Kolombia melaporkan korban jiwa tersebar di sejumlah wilayah terdampak. Hingga pukul 11.30 waktu setempat, sedikitnya 40 orang tewas di Risaralda, 27 orang di Valle del Cauca, dan empat orang di Choco.
Wali Kota Pereira, Mauricio Salazar, mengonfirmasi sedikitnya 18 orang tewas di kota tersebut. Di Valle del Cauca, Gubernur Dilian Francisca Toro mengatakan sedikitnya 27 orang dilaporkan meninggal dunia.
Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, mengatakan gempa telah menyebabkan kerusakan pada 1.575 rumah, dengan 37 di antaranya hancur total. Selain itu, 61 bangunan dilaporkan runtuh, sementara 18 fasilitas kesehatan, 52 fasilitas pendidikan, 17 fasilitas komunitas, dan 18 ruas jalan mengalami kerusakan.
