Jakarta, IDN Times - Presiden Bolivia, Rodrigo Paz mengumumkan pemotongan gajinya sendiri dan seluruh menteri di bawah pemerintahannya. Langkah ini sebagai komitmen untuk negara di tengah demonstrasi besar.
“Presiden bersama menteri, sudah memutuskan untuk mengupayakan komitmen untuk negara dan menurunkan gaji hingga 50 persen,” terangnya, dikutip dari EFE, Selasa (26/5/2026).
Dalam sebulan terakhir, Bolivia sudah dilanda demonstrasi besar imbas krisis ekonomi. Sejumlah persatuan pekerja, guru, dan penambang sudah melakukan blokade ibu kota La Paz.
