Jakarta, IDN Times – Militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa AS meminta agar latihan militer gabungan kedua negara yang dimulai pada Senin dipangkas. Latihan gabungan Ulchi Freedom Shield (UFS) yang semula dijadwalkan berlangsung hingga pekan depan kini akan berakhir pada Jumat (21/8/2026), atau enam hari lebih cepat dari rencana awal.
Latihan gabungan awalnya akan dilaksanakan dalam dua tahap, di mana tahap pertama berlangsung hingga Jumat dengan fokus pada operasi pertahanan dalam simulasi menghadapi serangan Korea Utara (Korut). Sementara itu, tahap kedua yang berfokus pada simulasi serangan balasan terhadap Pyongyang akan dibatalkan sepenuhnya sehingga latihan tersebut berakhir lebih cepat.
Selain itu, latihan lapangan gabungan yang melibatkan simulasi secara langsung di luar ruangan juga akan dikurangi sebagian. Kedua militer masih membahas rincian mengenai bentuk dan skala pengurangan tersebut, dikutip dari The Guardian.
Kehadiran militer AS di Korsel bermula sejak Perang Korea, yang berakhir dengan gencatan senjata pada 1953. Negeri Ginseng tersebut kini menjadi lokasi Camp Humphreys, pangkalan militer terbesar Negeri Paman Sam di luar wilayah AS. Kedua negara menjalin kerja sama erat dalam pelatihan dan operasi, termasuk melalui latihan tahunan berskala besar seperti yang berlangsung pekan ini.
