Jakarta, IDN Times - Suasana tenang di area pemukiman Dasht-e-Barchi, Kabul Barat, mendadak mencekam setelah sebuah ledakan geger melanda pelataran sekolah swasta Sham-e-Hedayat pada Senin (17/8/2026) sore. Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 16.30 waktu setempat ini mengakibatkan sedikitnya 42 hingga 52 orang mengalami luka-luka, di mana mayoritas korban merupakan anak-anak sekolah yang sedang bersiap untuk pulang ke rumah.
Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Kepolisian setempat dan lembaga terkait mengindikasikan ledakan granat tangan, sementara pihak UNAMA menyebut terdapat laporan yang belum terkonfirmasi mengenai apakah insiden tersebut merupakan serangan sengaja atau pemicuan peledak sisa perang. Peristiwa ini langsung memicu keprihatinan internasional, terutama karena wilayah sasaran tersebut dihuni oleh komunitas minoritas Hazara yang kerap menjadi target kekerasan kelompok ekstremis.
