Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kecelakaan Maut di Irlandia, 5 Remaja Tewas demi Konten Sosial Media

Kecelakaan Maut di Irlandia, 5 Remaja Tewas demi Konten Sosial Media
Ilustrasi kecelakaan mobil (Unsplash.com/Volodymyr Kozhevnikov)
  • Lima remaja tewas setelah BMW yang mereka tumpangi melaju melawan arus dan menabrak mobil keluarga di tol M9, Kildare, Irlandia, pada 16 Agustus 2026.
  • Empat penumpang mobil keluarga, tiga perempuan dan seorang anak laki-laki, mengalami luka berat; polisi menegaskan tidak ada pengejaran berkecepatan tinggi di jalur berlawanan.
  • Polisi menduga aksi ekstrem itu direkam demi perhatian media sosial, sementara TikTok mulai memblokir akun dan menghapus konten yang mempromosikan kejahatan lalu lintas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kecelakaan maut yang melibatkan dua kendaraan terjadi di jalan tol M9 wilayah Kildare, Irlandia, pada Minggu (16/8/2026). Peristiwa tersebut menewaskan lima remaja di lokasi kejadian dan membuat empat penumpang kendaraan lain menderita luka berat.

Kepolisian setempat menaruh perhatian serius atas tragedi ini. Pihak berwenang menduga kecelakaan dipicu oleh aksi mengemudi ekstrem demi konten di platform media sosial.

  1. 1. Kronologi benturan kendaraan yang melawan arus

    ilustrasi kecelakaan mobil
    ilustrasi kecelakaan mobil (pexels.com/Ann H)

    Mobil BMW yang membawa lima remaja melaju kencang melawan arus di jalur tol M9 dekat Athy sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Kendaraan tersebut menabrak mobil lain yang membawa satu keluarga menuju Bandara Dublin.

    Kelima remaja di dalam mobil BMW tewas di lokasi kejadian. Sementara itu, empat penumpang di mobil kedua yang terdiri dari tiga wanita dan seorang anak laki-laki mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit.

    Kepolisian mengevakuasi seluruh jenazah ke Rumah Sakit Umum Naas untuk pemeriksaan autopsi.

    "Keluarga ini menjadi korban saat berkendara secara benar di jalan tol," kata Komisioner Garda Justin Kelly, dikutip dari The Guardian.

  2. 2. Pemicu aksi mengemudi nekat demi konten media sosial

    Ilustrasi kecelakaan mobil. (freepik.com/fxquadro)
    Ilustrasi kecelakaan mobil. (freepik.com/fxquadro)

    Kepolisian Irlandia mengecam keras aksi mengemudi melawan arus yang mengancam keselamatan pengguna jalan. Otoritas menilai perilaku nekat tersebut dipicu oleh motivasi mencari perhatian di dunia maya.

    "Sikap ceroboh ini semakin mengkhawatirkan karena dilakukan demi mendapatkan pemikat atau likes di media sosial," kata Komisioner Garda Justin Kelly.

    Garda menegaskan petugas tidak melakukan pengejaran berkecepatan tinggi di jalur berlawanan guna menghindari risiko kecelakaan yang lebih besar. Wakil Presiden Asosiasi Perwakilan Garda John Joe O'Connell menyebut para pemuda saling menantang dan merekam aksi berbahaya tersebut.

  3. 3. Maraknya tren berbahaya dari media sosial

    ilustrasi joget viral untuk konten (pexels.com/Ron Lach)
    ilustrasi joget viral untuk konten (pexels.com/Ron Lach)

    Tragedi di tol M9 menjadi peristiwa kendaraan berlawanan arus kedua di kawasan Dublin dalam beberapa pekan terakhir setelah insiden di tol M50 yang melukai sembilan orang. Maraknya kejadian serupa menunjukkan peningkatan tren nekat pengemudi muda di jalan raya.

    "Perusahaan media sosial seolah memfasilitasi fenomena berbahaya ini," kata Juru Bicara Asosiasi Perwakilan Garda Mark Ferris, dilansir Newstalk.

    Platform digital mendapat kritik tajam karena dinilai memberikan panggung bagi tayangan aksi ekstrem.

    Aparat menemukan jejaring akun yang kerap mengunggah rekaman mobil curian dan aksi melarikan diri dari polisi. Menanggapi hal tersebut, pihak TikTok mulai memblokir akun serta menghapus konten yang mempromosikan kejahatan lalu lintas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More