Melaporkan dari El Pais, usai kepemimpinannya ia sempat dituding melakukan korupsi yang membuatnya mengasingkan diri ke Republik Dominika. Ia mendapatkan suaka di negara Karibia tersebut selama dua tahun mulai 2003-2005, hingga ia diperbolehkan untuk kembali ke Ekuador.
Selain menjadi wakil presiden, sebelumnya Noboa merupakan gubernur di Provinsi Guayas dan memiliki pengaruh besar di akademinya. Ia memiliki gelar doktor Ilmu Hukum dan profesor dari Guayaquil serta menjabat sebagai rektor di Universitas Katolik Santiago Guayaquil selama satu dekade (1986-1996).
Noboa selama ini dikenal lewat kebaikannya, serta ia selalu memberikan keyakinannya saat mengajar di SMA maupun Universitas. Hal ini yang membuatnya dikenang oleh berbagai kalangan baik politisi, pebisnis, jurnalis ataupun mahasiswa.