BRIN Akan Uji Coba Singkong Jadi Bahan Modifikasi Cuaca Pekan Ini

BRIN menyatakan siap menguji singkong sebagai bahan operasi modifikasi cuaca untuk mempercepat pembentukan awan hujan.
Uji coba tersebut melibatkan kolaborasi BRIN dengan TNI AU, BNPB, BMKG, dan Kemenhub.
Arif Satria juga menyiapkan laporan perkembangan riset BRIN kepada Presiden Prabowo Subianto.
Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan lembaganya siap melakukan uji coba singkong sebagai salah satu bahan untuk operasi modifikasi cuaca (OMC). Salah satu tujuan OMC mempercepat proses pembentukan awan hujan, sehingga bisa membantu proses penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Ya, kami sudah siap ini. Jadi minggu ini kami sudah siap, kami kemarin sore sudah koordinasi dengan TNI AU ya dan pasukan sudah siap semua. Jadi insyaallah kita akan mencoba untuk beberapa inovasi ya, terkait dengan OMC dumakron, nah ya. Kemudian teknologi Kosat ya, kemudian teknologi dry ice. Nah dry ice kan sudah, sudah dipakai ya di lapangan, sudah beberapa hari ini," ujar Arif di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/10/2026).
1. Akan ada pertemuan antarpimpinan kementerian dan lembaga

Kepala BRIN, Arif Satria. (IDN Times/Imam Faishal) Arif mengatakan, pada Rabu (28/10/2026), akan ada pertemuan antarpimpinan kementerian dan lembaga untuk membahas uji coba operasi modifikasi cuaca menggunakan bahan singkong.
"InsyaAllah kolaborasi kita dengan TNI AU, dengan BNPB, dan juga dengan BMKG ini, serta Kemenhub, insyaallah besok juga akan ada pertemuan dengan Menhub ya, untuk mempercepat proses ini juga," kata dia.
2. BRIN lapor Prabowo sejumlah riset

Kepala BRIN, Arif Satria hadir dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis) Dalam kesempatan itu, Arif juga berencana mau melaporkan perkembangan riset yang sudah dilakukan BRIN kepada Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari riset tata kelola air, sampah hingga satelit.
"Kalau diminta menghadap presiden tentu pasti ada hal-hal yang ingin dibicarakan. Namun, namun saya, ya mempersiapkan beberapa laporan yang memang saat ini menjadi penugasan, karena beliau beberapa kali memberikan tugas pada BRIN, ya, untuk meng-update beberapa perkembangan riset dalam berbagai bidang yang menjadi concern beliau," ucap dia.
"Satu, bidang air, dua bidang kesehatan, tiga bidang kebencanaan, kemudian bidang sampah, ya, dan juga termasuk dalam bidang satelit. Jadi saya kira ini penugasan yang memang terus beliau berikan pada kami dan hari ini tentu kami akan melaporkan sejumlah hal kepada beliau," sambungnya.
3. Pertemuan dengan Presiden jadi ajang laporan progres

Kepala BRIN, Arif Satria (IDN Times/Istimewa) Menurutnya, pertemuan dengan Presiden Prabowo ini menjadi ajang laporan progres. Sehingga, Presiden diharapkan mengetahui apa saja yang sedang dikerjakan BRIN.
"Makanya kesempatan ini saya akan melaporkan progres mana yang sudah diterapkan di lapangan, mana yang masih proses perlu percepatan riset, mana yang dibutuhkan kebutuhan penyediaan infrastruktur untuk risetnya, mana yang memang tinggal hilirisasi, ya," jelasnya.























