Jakarta, IDN Times - Pemerintah Maroko resmi menunjuk Fatima Ezzahra El-Mansouri sebagai Perdana Menteri (PM) perempuan pertama dalam sejarah demokrasi negara. Dilansir The New Arab, El-Mansouri ditunjuk oleh Raja Maroko, Mohammed VI, pada Selasa (29/9/2026) kemarin.
Raja Mohammed VI menunjuk El-Mansouri sebagai kepala pemerintahan usai partainya, Partai Authenticity and Modernity (PAM), berhasil memenangi pemilihan umum (pemilu) parlemen yang dihelat pada 23 September pekan lalu. Dalam pemilu tersebut, PAM memenangkan 97 kursi parlemen. Diikuti oleh Partai National Rally of Independents (RNI) yang berhaluan liberal-sentris dengan 66 kursi, dan Partai Istiqlal yang berhaluan nasionalis konservatif dengan 65 kursi.
