Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengakui masyarakat yang paling terpapar dampak buruk kabut asap justru berada di Indonesia. Menurut dia, persoalan kabut asap lintas batas bukan hanya menjadi perhatian Singapura, tetapi juga merupakan persoalan domestik bagi Indonesia.
“Korban di garis depan, yaitu masyarakat yang paling terpapar dampak buruk kabut asap beracun, justru berada di sini, di Indonesia,” kata Vivian saat menjelaskan hasil pembicaraannya dengan para pejabat Indonesia, Kamis (29/10/2026).
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran masyarakat Singapura akibat kabut asap dalam beberapa pekan terakhir. Vivian mengakui kondisi tersebut memicu kecemasan dan kemarahan serta menjadi masa sulit bagi banyak keluarga di Singapura.
Dia mengatakan, persoalan yang berdampak langsung kepada masyarakat di kedua negara perlu ditangani melalui kerja sama. Menurut Vivian, komunikasi terbuka di tingkat pemerintah menjadi salah satu modal untuk merumuskan langkah bersama dan mencegah kabut asap kembali terjadi.
