Jakarta, IDN Times - Para orangtua dan komite populer di Jalur Gaza mengeluarkan imbauan tegas agar anak-anak segera menghentikan aktivitas bermain layang-layang di kawasan pengungsian pada Senin (24/8/2026). Langkah darurat ini diambil guna menghindari risiko serangan militer susulan dari Israel yang dapat mengancam keselamatan jiwa warga sipil di kawasan tersebut.
Langkah pencegahan ini diambil setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan peringatan keras pada Minggu (23/8/2026). Netanyahu menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab meluncurkan layang-layang, balon, atau drone ke wilayah Israel akan dijadikan target pembunuhan terarah (targeted assassination), serta wilayah peluncurannya akan diperintahkan untuk dievakuasi.
