tim penyelamat di Venezuela (U.S. Marines 24MEU by Gunnery Sgt. Kevin Rivas, Public domain, via Wikimedia Commons)
Tim pencarian dan penyelamatan dari 30 negara telah turun ke lokasi bencana sejak hari pertama. Sedikitnya 3 ribu pekerja penyelamat dan 200 anjing pelacak membantu proses evakuasi korban.
PBB sebelumnya telah mencairkan dana tanggap darurat sebesar 15 juta dolar AS (sekitar Rp271 miliar) langsung setelah gempa. Total sumbangan yang telah diterima untuk respons krisis di Venezuela kini menyentuh 300 juta dolar AS (sekitar Rp5,4 triliun).
Meski donasi terus mengalir, PBB mencatat kesenjangan pendanaan kemanusiaan masih berada di angka 627 juta dolar AS (sekitar Rp11,3 triliun). PBB menyebut kesenjangan ini harus segera diatasi untuk mendukung seluruh operasional bantuan kemanusiaan di lapangan.
Pemerintah Venezuela sendiri telah mendesak pencairan aset negara yang dibekukan di luar negeri untuk mendukung pemulihan. Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil, meminta negara terkait untuk merilis dana tersebut demi rakyatnya.
"Kami menyerukan kepada semua negara yang menahan dana milik Venezuela untuk memulai rencana pelepasan, agar dana tersebut dapat digunakan untuk upaya pemulihan," kata Gil, dilansir The Straits Times.