Jakarta, IDN Times - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa puluhan ribu orang di Nepal membutuhkan bantuan mendesak setelah banjir mematikan melanda perbatasan negara itu dengan Tibet, China, pekan lalu. Bantuan yang dibutuhkan mencakup pasokan air bersih, sanitasi, dan sarana kebersihan diri.
"Sekitar 65 ribu orang membutuhkan bantuan darurat berupa air bersih, sanitasi, dan sarana kebersihan diri. Lebih dari 22 ribu anak membutuhkan perlindungan. Sebanyak 2.600 balita diperkirakan membutuhkan perawatan akibat kondisi gizi buruk akut. Selain itu, sekitar 10.500 ibu hamil dan menyusui memerlukan bantuan nutrisi," kata juru Bicara PBB, Stéphane Dujarric, dalam konferensi pers di New York, Amerika Serikat (AS), pada Senin (31/8/2026)
Ia menambahkan bahwa sedikitnya 107 anak terpisah dari orang tua atau pengasuh mereka akibat banjir, dengan 10 ribu di antaranya membutuhkan dukungan psikososial. Oleh sebab itu, upaya pelacakan dan penyatuan kembali keluarga turut menjadi prioritas mendesak.
