Jakarta, IDN Times - Indonesia untuk pertama kalinya akan memimpin sidang reguler Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Human Rights Council/UNHRC) dalam Sesi ke-61 di Jenewa, Swiss yang dihelat Senin (23/2/2026). Momen ini menjadi tonggak awal setelah Indonesia resmi menjabat sebagai Presiden ke-20 Dewan HAM PBB pada 8 Januari 2026.
Kepemimpinan tersebut menandai babak baru diplomasi Indonesia di forum hak asasi manusia tertinggi PBB. Sidang reguler ini menjadi kesempatan pertama bagi Indonesia untuk memimpin jalannya pembahasan isu-isu HAM global secara resmi.
Direktur Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri RI, Indah Nuria Savitri, menyebut sesi ini sebagai momentum penting bagi Indonesia.
“Jadi dalam Sesi ke-61 Dewan Hak Asasi Manusia ini, akan menjadi sesi pertama di mana kita memimpin sidang reguler Dewan sebagai Presiden ke-20 Dewan Hak Asasi Manusia,” ujar Indah pada jumpa pers Kamis (19/2/2026).
