Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polisi Afsel Kembali Temukan Jasad Perempuan, Korban Capai 10 Orang

2 min read
Polisi Afsel Kembali Temukan Jasad Perempuan, Korban Capai 10 Orang
ilustrasi garis polisi (pexels.com/kat wilcox)
  • Polisi menemukan jasad perempuan kesepuluh di Ekurhuleni, timur Johannesburg, dalam dua bulan terakhir. Korban diduga tewas akibat dilempari batu, sementara autopsi akan memastikan penyebab kematian.
  • Rangkaian penemuan ini menyoroti tingginya kekerasan terhadap perempuan di Afrika Selatan, yang rata-rata mencatat 15 perempuan dibunuh setiap hari. Presiden Cyril Ramaphosa menyebut situasi tersebut memprihatinkan.
  • Sebagian korban berusia 20-an hingga 30-an tahun ditemukan tanpa atau setengah berpakaian. Dua perempuan didakwa atas pembunuhan korban kesembilan, sedangkan keterkaitan seluruh kasus masih diselidiki.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kepolisian Afrika Selatan kembali menemukan satu jasad perempuan di Ekurhuleni, sebelah timur kota Johannesburg. Penemuan ini menambah jumlah jasad perempuan yang ditemukan di sekitar kota tersebut dalam 2 bulan terakhir menjadi 10 orang.

Dilansir BBC, jasad terbaru ditemukan pada Sabtu (26/9/2026) pagi dan diidentifikasi oleh seorang teman yang bersamanya di sebuah bar pada malam sebelumnya. Komisaris Polisi Provinsi Gauteng, Tommy Mthombeni, Tommy Mthombeni, mengatakan bahwa korban diduga tewas akibat dilempari batu. Pemeriksaan pascakematian akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematiannya.

Menurut Mthombeni, masih terlalu dini untuk menentukan apakah kematian perempuan tersebut berkaitan dengan kasus-kasus sebelumnya.

  1. 1. 15 perempuan dibunuh setiap harinya di Afrika Selatan

    ilustrasi TKP (unsplash.com/Richard Bell)
    ilustrasi TKP (unsplash.com/Richard Bell)

    Penemuan jasad terbaru ini semakin menambah kekhawatiran mengenai kekerasan terhadap perempuan di Afrika Selatan. Negara tersebut memiliki salah satu tingkat femisida tertinggi di dunia, dengan rata-rata 15 perempuan dibunuh setiap harinya.

    “Saya dengan sedih mendengar tentang penemuan jasad perempuan yang kesepuluh di Thembisa. Hal ini terus membuat kita sangat sedih dan dalam banyak hal, menjadi aib bagi para pria di Afrika Selatan karena kita terus membunuh perempuan di negara kita yang indah ini," kata Presiden Cyril Ramaphosa, menanggapi penemuan jasad terbaru tersebut saat sedang berkampanye untuk pemilihan daerah mendatang.

  2. 2. Beberapa korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana

    ilustrasi mobil polisi (unsplash.com/Michael Förtsch)
    ilustrasi mobil polisi (unsplash.com/Michael Förtsch)

    Polisi sebelumnya menemukan tiga jasad perempuan dalam radius 6 kilometer satu sama lain di Ekurhuleni . Pada awal September, enam jasad kembali ditemukan di wilayah tersebut dalam kurun waktu 10 hari. Seluruh korban merupakan perempuan berusia antara 20-an hingga 30-an tahun, dengan berapa di antaranya ditemukan dalam kondisi tanpa busana atau setengah telanjang. Hingga kini, polisi belum mengungkap usia korban ke-10 atau apakah ia mengenakan pakaian.

    Sementara itu, jasad pertama ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan diikat menggunakan pengikat kabel. Kekasih korban telah ditangkap, tapi hingga kini belum ada dakwaan yang diajukan terhadapnya.

  3. 3. Dua perempuan didakwa atas pembunuhan korban kesembilan

    palu hakim
    palu hakim (unsplash.com/Sasun Bughdaryan)

    Dilansir Al Jazeera, dua perempuan telah didakwa atas pembunuhan terhadap korban kesembilan yang jasadnya ditemukan pekan lalu. Polisi mengatakan bahwa pembunuhan tersebut kemungkinan berkaitan dengan persoalan hubungan pribadi.

    Komisaris Polisi Gauteng, Mthombeni, mengatakan bahwa para penyidik meyakini pembunuhan terhadap korban kesembilan merupakan kasus yang berdiri sendiri. Namun, ada kemungkinan beberapa kasus lainnya masih saling berkaitan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More