Jakarta, IDN Times - Pemerintah Prancis menuduh pemerintah Israel membiarkan aksi kekerasan terhadap warga Palestina serta penyitaan tanah yang terus berlangsung di wilayah pendudukan Tepi Barat, Minggu (27/9/2026). Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyatakan telah terjadi lonjakan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh warga ekstremis Israel terhadap penduduk Palestina di wilayah tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Barrot dalam wawancara dengan radio France Inter dan televisi France 2. Menurut laporan kantor berita Anadolu, tuduhan ini mengemuka menyusul pidato Presiden Prancis Emmanuel Macron di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York mengenai situasi di wilayah pendudukan tersebut.
