Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Portugal Tuduh Israel Sengaja Bikin Warga Palestina Sengsara di Tepi Barat

Portugal Tuduh Israel Sengaja Bikin Warga Palestina Sengsara di Tepi Barat
ilustrasi bendera Portugal (pexels.com/cruz-in-portugal)
  • Menteri Luar Negeri Portugal Paulo Rangel mengecam rencana ekspansi permukiman Israel di Tepi Barat, menudingnya sebagai upaya mengepung warga Palestina dan menghambat dana Otoritas Palestina.
  • Portugal, yang mengakui Palestina pada September 2025, kembali mendukung solusi dua negara serta menyerukan pengerahan pasukan stabilitas di Gaza di tengah situasi kemanusiaan yang sulit.
  • Portugal, 10 negara Eropa lain, dan Kanada membatasi perdagangan dari wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat setelah rencana pembangunan 1.200 unit rumah diumumkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri Portugal, Paulo Rangel mengecam Israel yang berencana mengekspansi pendudukan di Tepi Barat pada Senin (14/9/2026). Menurutnya, praktik tersebut menunjukkan keinginan Israel untuk 'mencekik' warga di Tepi Barat.  

Portugal termasuk salah satu negara yang sudah mengakui kemerdekaan Palestina pada September 2025. Rangel juga menekankan bahwa Portugal mendukung penuh solusi dua negara untuk mengakhiri konflik antara Israel dan Palestina. 

  1. 1. Tuding Israel sengaja mengepung dan memblokir dana bantuan ke Palestina

    ilustrasi bendera Israel
    ilustrasi bendera Israel (unsplash.com/levimeirclancy)

    Rangel mengatakan, Israel memang sengaja mengekspansi koloni di Tepi Barat. Menurutnya, kebijakan Tel-Aviv tersebut tidak dapat diterima, terlebih saat memblokir dana bantuan untuk Otoritas Palestina. 

    “Kami berbicara soal pengepungan di institusi Palestina yang diperbolehkan, meskipun semuanya bertujuan untuk fungsi utama dari Otoritas Palestina untuk melayani warga sipil,” tuturnya, dikutip dari Democrata.

    Kepala diplomasi Portugal itu juga menyerukan pengerahan pasukan stabilitas di Gaza. Namun, ia menilai situasi kemanusiaan di Jalur Gaza masih sulit. 

  2. 2. Komedian Portugal tarik dari La Carte Fest untuk boikot Israel

    ilustrasi bendera Portugal
    ilustrasi bendera Portugal (unsplash.com/gwj72)

    Pekan lalu, beberapa komedian dan seniman Portugal mengumumkan penarikan diri dari La Carte Fest yang akan diselenggarakan pada 19 Oktober hingga 1 November 2026. Langkah itu untuk menolak partisipasi komedian asal Amerika Serikat (AS), Jerry Seinfeld yang secara terbuka mendukung Israel. 

    Dilansir i24 News, pihak penyelenggara La Carte Fest mengatakan bahwa kehadiran Seinfeld tidak dipertanyakan lagi. Sementara acara tersebut masih akan berlangsung sesuai jadwal di MEO Arena, Lisbon dan tiket sudah terjual. 

    Sementara itu, keberpihakan Seinfeld terhadap Israel sudah menimbulkan kontroversi di AS. Pada Mei 2024, sejumlah mahasiswa Duke University memilih meninggalkan acara wisuda saat Seinfeld berpidato. 

  3. 3. Negara Eropa dan Kanada umumkan sanksi ke Israel

    ilustrasi bendera Israel
    ilustrasi bendera Israel (pexels.com/altman)

    Portugal dan 10 negara Eropa lainnya, termasuk Denmark, Finlandia, Islandia, Irlandia, Norwegia, Polandia, Spanyol, dan Swedia, beserta Kanada sudah bergabung dengan Inggris dan Prancis untuk menjatuhkan sanksi ke Israel. Belasan negara itu membatasi perdagangan dari wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat. 

    Dilansir Euronews, penetapan sanksi ini menyusul rencana pemerintah Israel untuk membuka tender konstruksi 1.200 unit rumah di Tepi Barat. Alhasil, Tel Aviv mendapat kecaman keras dari komunitas internasional dan sejumlah kelompok penegak hak asasi manusia (HAM). 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More