Jakarta, IDN Times - Pemerintah Prancis menutup 12 stan milik perusahaan pertahanan Israel dalam pameran militer Eurosatory di Paris pada Senin (15/6/2026). Penutupan ini dilakukan oleh pihak penyelenggara berdasarkan regulasi pemerintah setempat terkait jenis teknologi persenjataan yang diizinkan untuk dipamerkan.
Keputusan tersebut mendapat protes dari otoritas keamanan dan pelaku industri pertahanan Israel yang merasa telah mematuhi aturan. Langkah pembatasan di area pameran ini menambah catatan perbedaan pandangan antara kedua negara terkait kebijakan luar negeri dan persaingan industri militer.
