Jakarta, IDN Times - Presiden Nikaragua, Daniel Ortega mengatakan tidak akan ada lagi pemilihan umum (pemilu) di negaranya. Menurutnya, pemilu hanya memperbolehkan oposisi yang mengasingkan diri untuk mengontrol pemerintahan Nikaragua.
“Mereka harus melupakan tentang itu (pemilu). Di sini, di Nikaragua, tidak akan ada lagi pemilu yang dapat mereka gunakan untuk merebut pemerintahan dan kekuasaan,” tuturnya, dikutip dari The Tico Times, Selasa (21/7/2026).
Ortega dikenal sebagai sosok diktator yang sudah memimpin negara Amerika Tengah itu sejak 2007. Pada 2021, Nikaragua sudah mengadakan pemilihan presiden (pilpres) dengan calon tunggal.
