Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Nikaragua Stop Kebijakan Bebas Visa buat Warga Kuba

Bendera Nikaragua sedang berkibar
potret bendera Nikaragua (pexels.com/aboodi vesakaran)
Intinya sih...
  • Nikaragua memberi akses bebas visa untuk warga Kuba sejak 2021 sebagai transit ke Amerika Utara
  • Warga Kuba bermigrasi ke AS karena krisis dalam negeri, mengganggu kenyamanan warga lokal
  • Lebih dari 850 ribu warga Kuba sudah bermigrasi ke AS sejak 2022, populasi di Kuba turun drastis
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Nikaragua resmi mengakhiri kebijakan bebas visa untuk semua warga Kuba yang ingin transit di sana sebelum menuju Amerika Utara. Kebijakan tersebut mulai berlaku efektif pada Minggu (8/2/2026). 

Sejumlah media menyebut kebijakan itu ditetapkan sebagai respons Nikaragua atas tekanan dari Amerika Serikat. Sebab, sejak menjabat lagi sebagai Presiden AS pada Januari 2025, Donald Trump kerap menuduh Presiden Nikaragua, Daniel Ortega, dan wakilnya, Rosario Murillo, sengaja memberi akses bebas visa untuk warga Kuba agar bisa jadi imigran gelap di AS.

1. Nikaragua sudah memberi akses bebas visa untuk warga Kuba sejak 2021

Visa dan paspor.
ilustrasi kebijakan bebas visa (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Nikaragua sendiri sudah memberlakukan kebijakan bebas visa untuk warga Kuba sejak 2021. Kebijakan ini dilakukan agar warga Kuba yang mau pergi ke negara-negara Amerika Utara, terutama ke Amerika Serikat, bisa transit di Nikaragua sementara waktu sebelum melanjutkan perjalanan. 

Saat itu, kebijakan bebas visa untuk warga Kuba sengaja dilakukan Presiden Daniel Ortega untuk membalas sanksi ekonomi yang diberikan AS kepada Kuba. Sebab, Ortega mengetahui bahwa kebijakan tersebut akan memperparah krisis imigran di Negeri Paman Sam.

2. Warga Kuba kerap bermigrasi ke Amerika Serikat karena krisis dalam negeri

Orang-orang Kuba sedang berjalan di Kota Havana.
potret orang-orang Kuba di Kota Havana (pexels.com/Mehmet Turgut Kirkgoz)

Sebagai informasi, warga Kuba memang kerap bermigrasi ke Amerika Serikat karena krisis dalam negeri. Mereka sengaja pindah ke Negeri Paman Sam dengan jadi imigran gelap untuk mendapat kehidupan yang lebih baik.  Namun, kebiasaan tersebut justru jadi bumerang untuk AS. Sebab, AS jadi kebanjiran imigran dari Kuba yang datang tanpa izin dan mengganggu kenyamanan warga lokal. 

3. Ada ratusan ribu warga Kuba yang sudah bermigrasi ke Amerika Serikat

Bendera Amerika Serikat sedang berkibar.
potret bendera Amerika Serikat (unsplash.com/Gene Gallin)

Terhitung sejak 2022 hingga 2024 kemarin, sudah ada lebih dari 850 ribu warga Kuba yang berhasil bermigrasi ke Amerika Serikat untuk mencari suaka politik. Jumlah tersebut diperkirakan sudah meningkat pada 2026 ini. 

Pemerintah Kuba sebetulnya sudah mencari cara untuk menghentikan migrasi warganya ke AS. Sebab, hal ini sudah membuat populasi di Kuba turun drastis. Namun, segala cara yang dilakukan Nikaragua belum bisa membendung jumlah warganya yang terus menerus pindah ke AS. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More

DPR Panggil 4 Menteri Buntut Polemik Penonaktifan BPJS PBI JK

09 Feb 2026, 12:02 WIBNews