Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pria Bersenjata Serang Lokasi Piknik di Afghanistan, 11 Orang Tewas
ilustrasi penembakan (unsplash.com/Max Kleinen)
  • Serangan bersenjata terjadi di lokasi piknik Desa Deh Mehri, Herat, Afghanistan, menewaskan sedikitnya 11 warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak, dengan satu tersangka berhasil diamankan.
  • Empat pelaku datang menggunakan sepeda motor, merampas uang serta barang berharga korban sebelum menembak warga dan melarikan diri dari tempat kejadian.
  • Korban diketahui merupakan Muslim Syiah yang sedang berpiknik di tempat suci setempat, kelompok minoritas yang kerap menjadi sasaran serangan di Afghanistan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sejumlah pria bersenjata menembaki warga sipil di sebuah lokasi piknik di provinsi Herat, Afghanistan, pada Jumat (10/4/2026). Sedikitnya 11 orang dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.

Ahmadullah Muttaqi, kepala informasi dan kebudayaan provinsi untuk pemerintahan Taliban di Herat, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Satu tersangka telah berhasil diamankan oleh pasukan keamanan.

“Dalam sebuah insiden teroris, pria-pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah warga yang pergi ke Desa Deh Mehri di distrik Enjil untuk rekreasi,” katanya kepada BBC.

1. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu

serangan militan terhadap konvoi tentara Niger di desa siwili, 2019 (aharan_kotogo, CC BY-SA 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0>, via Wikimedia Commons)

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Abdul Mateen Qani, mengatakan, sejumlah pria bersenjata tak dikenal datang dengan mengendarai sepeda motor dan melepaskan tembakan di dekat desa Deh Mehri. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Pejabat provinsi awalnya melaporkan empat orang tewas akibat serangan itu. Namun, jumlah korban jiwa bertambah setelah tujuh orang lainnya yang terluka parah akhirnya meninggal dunia.

Serangan ini turut mendapat kecaman dari mantan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, yang menggambarkannya sebagai tindakan tidak manusiawi. Ia menyebutkan bahwa korban termasuk perempuan dan anak-anak.

2. Para pelaku juga merampas harta benda korban

ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman)

Dilansir dari Amu, para saksi mengungkapkan bahwa para pelaku, yang berjumlah empat orang, datang dengan sepeda motor dan mencegat sekelompok warga sipil. Mereka kemudian merampas uang, ponsel, dan perhiasan milik korban sebelum memisahkan laki-laki dan perempuan dan melepaskan tembakan

“Mereka mengambil semuanya terlebih dahulu, lalu mulai menembak,” kata seorang saksi mata.

Para pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian usai melancarkan aksinya. Warga setempat kemudian membawa para korban ke rumah sakit.

3. Korban merupakan Muslim Syiah

bendera Afghanistan (unsplash.com/Farid Ershad)

Seorang dokter di Herat mengatakan bahwa para korban, yang merupakan Muslim Syiah, pergi ke sebuah tempat suci setempat untuk berpiknik. Muslim Syiah merupakan kelompok minoritas di Afghanistan dan telah menjadi sasaran serangan di masa lalu.

Serangan yang menargetkan kelompok Syiah di Afghanistan, khususnya komunitas Hazara, telah menjadi kekhawatiran dalam beberapa tahun terakhir. Serangan-serangan tersebut sering kali dikaitkan dengan kelompok ekstremis seperti ISIS-K.

Antara 2021 hingga 2024, laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pemantau independen mendokumentasikan puluhan serangan semacam itu terhadap masjid, sekolah, dan ruang publik, yang menewaskan serta melukai ratusan warga sipil.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team