Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pria Venezuela Diselamatkan Usai 8 Hari Terjebak Reruntuhan Gempa
tim penyelamat di Venezuela (U.S. Marines 24MEU by Gunnery Sgt. Kevin Rivas, Public domain, via Wikimedia Commons)
  • Hernan Alberto Gil Flores, pria 43 tahun asal Venezuela, berhasil diselamatkan setelah delapan hari terjebak di bawah reruntuhan gedung akibat dua gempa besar bermagnitudo 7,2 dan 7,5.
  • Operasi penyelamatan melibatkan tim internasional dari tujuh negara yang bekerja lebih dari 100 jam menghadapi struktur bangunan tidak stabil, hujan deras, dan ancaman gempa susulan.
  • Pemerintah Venezuela melaporkan 2.295 korban tewas, lebih dari 11 ribu luka-luka, serta puluhan ribu warga hilang akibat gempa yang merusak sekitar 58 ribu bangunan di La Guaira.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Hernan Alberto Gil Flores berhasil diselamatkan setelah terjebak selama delapan hari di bawah reruntuhan. Pria berusia 43 tahun tersebut tertimbun bangunan akibat dua gempa yang melanda Venezuela.

Tim penyelamat internasional mengevakuasi petugas keamanan itu pada hari Kamis (2/7/2026). Operasi penyelamatan ini memberikan secercah harapan di tengah bencana yang menewaskan lebih dari 2.200 orang.

1. Bertahan hidup berkat ruang keamanan

reruntuhan bangunan akibat gempa di Venezuela (U.S. Marines 24MEU by Cpl. Daniel Garcia, Public domain, via Wikimedia Commons)

Hernan bekerja pada sif malam di pusat perbelanjaan Galerias Playa Grande. Pusat perbelanjaan tersebut terletak di wilayah Catia La Mar, Negara Bagian La Guaira.

Dua gempa dahsyat bermagnitudo 7,2 dan 7,5 menghantam wilayah itu pada 24 Juni. Guncangan kuat ini meruntuhkan gedung tujuh lantai tempat Hernan sedang berjaga.

Ruang keamanan miliknya tetap utuh saat struktur beton di sekitarnya hancur. Ruangan kecil tersebut melindunginya dari puing-puing dan menciptakan kantong udara yang membantunya bernapas.

Hernan juga berhasil melindungi diri di bawah sebuah meja dan kursi. Kondisi ini membantunya bertahan hidup di bawah reruntuhan sedalam 8,8 meter. Tim Palang Merah Kosta Rika pertama kali mendeteksi Hernan pada hari Minggu.

"Ketika saya mengetahui dia masih hidup, saya melihat secercah cahaya dalam kegelapan," ujar istri Hernan, Gusbimar González.

2. Proses evakuasi yang penuh tantangan

ilustrasi dampak gempa (unsplash.com/@oskaycaglar)

Upaya evakuasi Hernan dengan cepat berubah menjadi misi gabungan internasional. Operasi penyelamatan ini dikoordinasikan oleh tim pemadam kebakaran asal Cili.

Tim khusus dari Amerika Serikat (AS), Portugal, Meksiko, Kosta Rika, Venezuela dan El Salvador turut berpartisipasi. Para petugas ini menghabiskan waktu lebih dari 100 jam untuk mencapai posisi korban.

Tim penyelamat harus menghadapi kondisi struktur bangunan yang sangat tidak stabil. Mereka juga harus bekerja di tengah hujan deras dan ancaman gempa susulan. Sebuah kamera teleskopik dimasukkan untuk menjaga komunikasi dengan Hernan. Tim menyalurkan air dan nutrisi cair melalui selang sempit selama tiga hari terakhir.

"Saat kami menemukannya, dia meminta kami untuk tidak memberi tahu istrinya bahwa dia masih hidup, untuk jaga-jaga kalau dia tidak berhasil selamat," kata Minyar Collado, seorang anggota tim Palang Merah Kosta Rika (CRRC), dilansir The Guardian.

3. Korban tewas akibat gempa Venezuela mencapai 2.295 orang

bendera Venezuela (unsplash.com/aboodi vesakaran)

Harapan untuk menemukan korban selamat lainnya di lokasi bencana kini semakin menipis. Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengonfirmasi bahwa 2.295 orang telah tewas.

Bencana alam ini juga menyebabkan lebih dari 11 ribu warga mengalami luka-luka. La Guaira menjadi salah satu daerah yang terkena dampak paling parah akibat guncangan.

Analisis data satelit awal menunjukkan lebih dari 58 ribu bangunan mengalami kerusakan atau hancur. Gempa bumi ini juga membuat 13 ribu orang terpaksa kehilangan tempat tinggal mereka. Sementara itu, puluhan ribu warga Venezuela masih berstatus hilang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article