Jakarta, IDN Times - Polisi Israel menangkap sembilan orang dalam unjuk rasa di Tel Aviv yang menentang serangan pemukim di Tepi Barat yang diduduki. Petugas menyebut aksi itu dilakukan tanpa izin dan mengganggu ketertiban umum.
Dilansir Anadolu, unjuk rasa yang diselenggarakan oleh partai berhaluan kiri, Hadash, beserta sekutunya ini digelar di Jalan Kaplan pada Sabtu (25/7/2026). Menurut kelompok aksi Mothers Against Violence, lebih dari 200 orang berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut. Mereka menuding polisi menggunakan kekerasan terhadap para demonstran, termasuk sembilan orang yang ditangkap.
