Jakarta, IDN Times - Puluhan ribu warga Israel berbondong-bondong pulang ke negaranya untuk ikut serta dalam pemilihan umum (pemilu) pada Selasa (27/10/2026). Sebab, Israel tidak memperbolehkan warganya memilih dari luar negeri, kecuali warga yang memiliki mandat diplomatik.
Sebagai informasi, pemilu Israel tahun ini digelar untuk pertama kalinya sejak 2022. Namun, isu keamanan imbas konflik di Gaza dan perang Iran diperkirakan menjadi penentu utama keputusan warga Israel.
