Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bolsonaro Kabur ke AS usai Kalah di Pemilu Presiden Brasil

3 min read
Bolsonaro Kabur ke AS usai Kalah di Pemilu Presiden Brasil
potret Flávio Bolsonaro (flickr.com/Senado Federal via commons.wikimedia.org/Senado Federal)
  • Flávio Bolsonaro dilaporkan terbang ke Amerika Serikat setelah kalah dalam pemilu presiden Brasil, meski Mahkamah Agung sebelumnya meminta ia menyerahkan paspor dan melarang bepergian ke luar negeri.
  • Tujuan serta lokasi Bolsonaro di AS belum diketahui. Sebelumnya, ia menyatakan tidak akan meninggalkan Brasil, bersedia menyerahkan paspor, dan ingin menggugat Lula da Silva atas dugaan kecurangan.
  • Lula da Silva memenangkan pemilu dengan 51,79 persen suara melawan 48,21 persen. Kepergian Bolsonaro disebut mengikuti ayahnya, Jair Bolsonaro, yang juga pergi ke AS setelah kalah pada 2022.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Flávio Bolsonaro dikabarkan terbang ke Amerika Serikat (AS) usai kalah dalam pemilihan umum (pemilu) presiden Brasil pada Minggu (25/10/2026) pekan lalu. Padahal, pihak berwenang di Negeri Samba sebelumnya sudah melarang Bolsonaro untuk pergi ke luar negeri. 

Menurut keterangan dua sumber anonim pada Selasa (27/10/2026), Mahkamah Agung (MA) Brasil sudah meminta Bolsonaro untuk menyerahkan paspornya dalam 24 jam. Namun, ia menolak dan akhirnya berangkat ke Negeri Paman Sam. Padahal, dalam pernyataannya pada Senin (26/10/2026), ia mengatakan tidak akan meninggalkan negaranya untuk alasan apa pun. Ia juga bersedia menyerahkan paspornya ke MA Brasil. Sebab, ia ingin menuntut Lula da Silva karena diduga curang saat pemilu.

  1. 1. Belum jelas apa tujuan Bolsonaro pergi ke AS

    Bendera Amerika Serikat sedang berkibar.
    potret bendera Amerika Serikat (pexels.com/Renan Tagliaferro)

    Hingga saat ini, belum jelas apa tujuan Bolsonaro terbang ke AS. Apakah itu untuk mencari suaka politik politik atau tujuan lainnya. Tidak diketahui juga di mana tempat Bolsonaro akan singgah di AS. Sejumlah media sudah berupaya menghubungi kantor presiden Brasil dan Kedutaan Besar Brasil di Washington D.C., AS, untuk menanyakan hal ini, tetapi belum mendapat jawaban. 

    "Saya tidak pernah berpikir untuk meninggalkan negara ini. Saya akan menyerahkan paspor saya dan membela diri terhadap sandiwara ini yang jelas merupakan upaya untuk mengintimidasi saya," kata Bolsonaro dilansir Jerusalem Post. 

  2. 2. Bolsonaro sempat dijagokan menang di pemilu Brasil

    Pemilu presiden.
    ilustrasi pemilu presiden (pexels.com/Tara Winstead)

    Dalam pemilu pekan lalu, Bolsonaro dikalahkan oleh Presiden petahana Brasil, Lula da Silva. Pria yang kini sudah berusia 81 tahun itu sukses memenangi pemilu Brasil untuk mengamankan masa jabatannya yang ke-4. Ia mengalahkan Bolsonaro dengan selisih perolehan suara yang terbilang cukup tipis, yakni 51.79 persen berbanding 48.21 persen.

    Kekalahan yang dialami Bolsonaro ini mengejutkan banyak pihak, termasuk Presiden AS, Donald Trump, yang menjadi pendukungnya. Sebab, elektabilitas Bolsonaro sebelumnya mengalahkan Da Silva sehingga dirinya dijagokan sejumlah pihak untuk memenangi pemilu pekan lalu. Sayangnya, takdir justru berkata lain.

  3. 3. Bolsonaro mengikuti jejak sang ayah

    Jair Bolsonaro.
    potret ayah Flávio Bolsonaro, Jair Bolsonaro (commons.wikimedia.org/Agência Brasil)

    Aksi Bolsonaro ini sama dengan sang ayah, Jair Bolsonaro. Sebab, Jair juga langsung kabur ke AS saat dikalahkan Da Silva dalam pemilu 2022 silam. Sama seperti kasus anaknya, Jair saat itu juga menolak kemenangan Da Silva. Ia menilai Da Silva telah melakukan kecurangan dalam pemilu. 

    Adik kandung Bolsonaro yang kini tinggal di AS, Eduardo Bolsonaro, sudah memprediksi bahwa sang kakak akan terbang ke Negeri Paman Sam jika kalah pemilu. Sebab, menurutnya, kekalahan dalam pemilu akan mewajibkan Bolsonaro untuk pindah ke AS. "Jika saudara saya tidak menang, saya setuju jika dia meninggalkan negara ini," kata Eduardo.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More