Jakarta, IDN Times - Sekitar 1.500 orang mengadakan demonstrasi di depan Kantor Kementerian Transportasi di Madrid, Spanyol pada Rabu (28/10/2026) malam. Mereka turun ke jalan untuk menuntut tanggung jawab pemerintah atas kecelakaan kereta cepat di Urda, Toledo.
Aksi ini diinisiasi oleh kelompok simpatisan sayap kanan Spanyol, seperti Revuelta dan partai sayap kanan, Falange. Sayangnya, demonstrasi ini berujung bentrokan demonstran dan personel kepolisian. Polisi pun menggunakan gas air mata untuk membubarkan demonstran.
