Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sekolah di Malaysia Tutup akibat Asap, PM Anwar Singgung Karhutla RI
PM Malaysia Anwar Ibrahim (dok. AFP/DAVID GRAY)
  • Karhutla di Indonesia menyebabkan kabut asap lintas batas yang mengganggu kesehatan dan kehidupan masyarakat Malaysia hingga sekolah ditutup di sejumlah wilayah.

  • Anwar Ibrahim mengakui tantangan penanganan karhutla, terutama luas wilayah terdampak dan cuaca yang tidak menentu.

  • Malaysia mengusulkan kerja sama ASEAN dan tetap bersedia membantu Indonesia menangani dampak kabut asap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (18/10/2026)

Anwar Ibrahim menyampaikan pengakuan terhadap upaya pemerintah Indonesia menangani karhutla melalui pengerahan puluhan ribu personel dan berbagai aset udara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kabut asap lintas batas akibat karhutla di Indonesia mengganggu kesehatan dan kehidupan masyarakat Malaysia serta memaksa penutupan sekolah di sejumlah wilayah.
  • Who?
    Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, pemerintah Indonesia, masyarakat Malaysia, dan negara-negara ASEAN.
  • Where?
    Kebakaran terjadi di Indonesia, sedangkan dampak kabut asap dirasakan masyarakat di Malaysia dan melintasi kawasan perbatasan.
  • When?
    Pernyataan Anwar disampaikan pada Minggu (18/10/2026).
  • Why?
    Kabut asap lintas batas muncul akibat karhutla di Indonesia dan berdampak pada kesehatan serta kehidupan masyarakat Malaysia.
  • How?
    Indonesia mengerahkan puluhan ribu personel dan berbagai aset udara. Malaysia mengusulkan mekanisme kerja sama ASEAN dan bersedia memberikan bantuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Karhutla di Indonesia membuat asap sampai ke Malaysia. Asap itu mengganggu kesehatan orang-orang dan membuat beberapa sekolah ditutup. Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, memahami Indonesia sedang berusaha dengan banyak petugas dan pesawat. Malaysia juga ingin bekerja sama dengan negara ASEAN dan masih mau membantu Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Respons Malaysia menunjukkan adanya perhatian terhadap keselamatan masyarakat dan kemauan menjaga hubungan baik dengan Indonesia. Usulan mekanisme kerja sama ASEAN juga membuka ruang koordinasi, kesiapsiagaan, dan tindakan kolektif dalam menghadapi kabut asap lintas batas. Kesediaan Malaysia menawarkan bantuan memperkuat semangat saling mendukung saat bencana terjadi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengakui pemerintah Indonesia telah mengerahkan puluhan ribu personel dan berbagai aset udara, untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang turut menyebabkan kabut asap lintas batas, hingga berdampak pada masyarakat Malaysia.

Pernyataan itu disampaikan Anwar setelah mengikuti rapat mengenai perkembangan karhutla di Indonesia. Kabut asap yang melintasi perbatasan telah mengganggu kesehatan dan kehidupan masyarakat Malaysia, bahkan memaksa penutupan sekolah di sejumlah negara bagian dan wilayah.

Anwar mengatakan Malaysia memahami bahwa penanganan bencana tersebut bukan perkara mudah, mengingat luasnya wilayah terdampak serta kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Saya mengakui kesungguhan pemerintah Indonesia yang telah mengerahkan puluhan ribu personel, serta berbagai aset udara untuk membendung persoalan yang semakin mengkhawatirkan ini,” kata Anwar dalam pernyataannya di akun Instagram resminya, Minggu (18/10/2026).

1. Malaysia akui tantangan penanganan karhutla Indonesia

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni terus memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Hari ini, water bombing telah dilakukan 26 kali water bombing di wilayah Sungai Perlu dan Teluk Rengas, Tanjung Puting. (Dok. Kemenhut)

Anwar menilai upaya Indonesia menangani karhutla menghadapi tantangan besar. Selain luasnya wilayah yang terdampak kebakaran, kondisi cuaca yang tidak menentu juga menyulitkan proses penanganan.

“Kita menyadari bahwa upaya menangani bencana seperti ini bukanlah tugas yang mudah, terlebih dengan luasnya wilayah terdampak dan tantangan cuaca yang tidak menentu,” ujarnya.

Kabut asap lintas batas yang ditimbulkan karhutla di Indonesia turut memengaruhi kehidupan masyarakat Malaysia. Dampaknya mencakup gangguan kesehatan hingga penutupan sekolah di beberapa wilayah.

Meski demikian, Anwar menekankan, pentingnya semangat kebersamaan dan hubungan baik antara kedua negara dalam menghadapi persoalan tersebut.

2. Usulkan kerja sama ASEAN untuk tangani kabut asap

Presiden Prabowo Subianto disambut oleh Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu, (26/10/2025). (dok. Setpres)

Malaysia berpandangan persoalan kabut asap lintas batas perlu ditangani melalui komitmen dan tanggung jawab bersama negara-negara di kawasan.

“Dalam semangat kebersamaan dan hubungan erat antartetangga, Malaysia berpandangan bahwa tantangan lintas batas harus ditangani dengan tekad dan tanggung jawab bersama,” kata Anwar.

Anwar mengatakan, Malaysia telah mengusulkan mekanisme kerja sama di tingkat ASEAN untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, dan tindakan kolektif dalam menghadapi kabut asap lintas batas.

Usulan tersebut menempatkan kerja sama regional sebagai salah satu pendekatan untuk menangani dampak karhutla yang tidak berhenti di wilayah negara tempat kebakaran terjadi.

3. Malaysia siap kembali menawarkan bantuan

Presiden Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim. (Instagram/anwaribrahim_my)

Anwar menegaskan Malaysia tetap bersedia memberikan bantuan kepada Indonesia, sebagaimana yang telah ditawarkan sebelumnya.

“Malaysia tetap bersedia memberikan bantuan sebagaimana yang telah ditawarkan sebelumnya,” ujarnya.

Anwar juga menekankan negara-negara tetangga perlu saling mendukung ketika menghadapi bencana. Menurutnya, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan harus menjadi prioritas.

“Semangat bertetangga yang sesungguhnya menuntut kita untuk saling mendukung ketika menghadapi musibah, dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat kawasan senantiasa menjadi prioritas,” kata Anwar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article