Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Serangan Israel Tewaskan Empat Orang di Gaza, Termasuk Ayah dan Anak
Warga Palestina berkumpul di lokasi serangan Israel terhadap sebuah mobil yang menewaskan seorang pria dan seorang anak di Kota Gaza, pada 6 September 2026 (AFP/ OMAR AL-QATTAA)

Jakarta, IDN Times - Serangan Israel di Jalur Gaza menewaskan sedikitnya empat orang pada Minggu (6/9/2026). Dua di antaranya merupakan ayah dan anak.

Dilansir The Straits Times, Mohamed Abu Selmia, kepala Rumah Sakit Al Shifa, mengatakan bahwa serangan udara Israel menghantam sebuah kendaraan di bagian barat Kota Gaza. Serangan tersebut menewaskan Youssef Akila dan putrinya yang berusia 8 tahun, Wafaa, serta melukai enam orang lainnya.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara militer Israel mengklaim bahwa pasukannya menargetkan seorang anggota Hamas. Ia menambahkan bahwa masih menyelidiki dampak dari serangan tersebut.

1. Anak perempuan berusia 7 tahun tewas akibat tembakan tank

serangan Israel di Jalur Gaza (Tasnim News Agency, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)

Secara terpisah, serangan Israel juga menewaskan seorang pria di dekat perusahaan telekomunikasi di sebelah timur Kota Gaza. Sementara itu, serangan tank Israel terhadap sebuah sekolah yang menjadi tempat pengungsian warga Palestina menewaskan seorang anak perempuan berusia 7 tahun.

Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran terbaru yang dilakukan Israel terhadap perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza yang berlaku sejak 10 Oktober 2025. Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 1.344 warga Palestina tewas dan 4.464 lainnya terluka selama gencatan senjata tersebut.

Secara keseluruhan, lebih dari 73 ribu warga Palestina tewas dan 174 ribu lainnya terluka sejak perang Israel di Gaza dimulai pada Oktober 2023. Sebagian besar korban tewas merupakan perempuan dan anak-anak.

2. Sekitar 100 jenazah yang ditemukan dari reruntuhan dimakamkan secara massal

Para pelayat berkumpul untuk pemakaman massal sekitar 100 warga Palestina—termasuk 62 anak-anak—yang jenazahnya dievakuasi dari reruntuhan, di Kota Gaza pada 6 September 2026. (AFP/ OMAR AL-QATTAA)

Pada Minggu, ratusan warga Palestina menggelar pemakaman massal bagi sekitar 100 jenazah yang baru ditemukan dari reruntuhan bangunan di kawasan Zeitoun, Kota Gaza. Sebagian besar jenazah tersebut merupakan anggota keluarga Malaka, yang tewas dalam serangan udara Israel pada November 2023.

"Ini adalah sisa-sisa tulang belulang dan barang-barang pribadi yang mungkin ditemukan bersama jenazah, terutama milik anak-anak," kata jurnalis Al Jazeera, Ghazi al-Aloul.

Ia menambahkan bahwa tidak ada satu pun jenazah utuh yang berhasil ditemukan di lokasi tersebut. Pasalnya, militer Israel kerap menghambat operasi evakuasi jenazah di seluruh wilayah Gaza.

3. Serangan Israel tewaskan empat orang di Lebanon selatan

serangan Israel di Lebanon pada 2024 (Jimmyp84, CC0, via Wikimedia Commons)

Serangan Israel juga terus berlanjut di Lebanon meski adanya gencatan senjata. Sedikitnya empat orang tewas dan sebuah rumah sakit hancur total akibat serangan udara Israel di wilayah selatan Lebanon pada Minggu, dilansir The New Arab.

Presiden Lebanon, Joseph Aoun, mengecam serangan terbaru Israel tersebut. Dalam pernyataan di platform X, ia mengatakan bahwa tindakan Israel telah melampaui pelanggaran berulang terhadap kesepakatan penghentian permusuhan dan perjanjian kerangka kerja, karena menyasar institusi negara, fasilitas pelayanan publik, rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan.

Sementara itu, Israel mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan respons atas peluncuran dua drone oleh Hizbullah ke arah pasukan Israel yang beroperasi di Lebanon selatan. Israel menuduh sekutu Iran tersebut telah melakukan pelanggaran terang-terangan terhadap kerangka kerja gencatan senjata.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article