Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Serangan Israel Tewaskan Kepala Kepolisian di Gaza Utara
serangan Israel di Jalur Gaza (Tasnim News Agency, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)

Jakarta, IDN Times - Korban jiwa warga Palestina terus berjatuhan akibat serangan Israel di Gaza. Kepala kepolisian di Gaza utara, Brigadir Jenderal Abdel-Nasser al-Maqadma, menjadi salah satu korban tewas dalam serangan pada Sabtu (25/7/2026).

Kementerian Dalam Negeri Gaza dan tim medis mengatakan bahwa Maqadma, yang juga menjabat sebagai gubernur Gaza utara, menjadi sasaran serangan di kawasan Sheikh Radwan, wilayah utara Kota Gaza. Militer Israel sendiri mengklaim bahwa Maqadma merupakan anggota sayap militer Hamas.

1. Otoritas Gaza desak komunitas internasional untuk ambil tindakan tegas

serangan Israel di Gaza (Tasnim News Agency, CC BY 4.0 , via Wikimedia Commons)

Menurut Kementerian Dalam Negeri Gaza, sedikitnya 53 komandan, perwira dan personel kepolisian tewas akibat serangan langsung Israel yang menyasar markas, patroli, kendaraan, dan aparat kepolisian sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025. Mereka menuduh Israel sengaja menargetkan kepolisian Palestina untuk menciptakan kekacauan di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, kementerian menyerukan kepada komunitas internasional dan negara-negara mediator agar segera turun dan menekan Israel untuk menghentikan serangan brutal mereka. Pihaknya menegaskan bahwa kepolisian merupakan lembaga sipil yang dilindungi berdasarkan hukum internasional serta bertugas menjaga ketertiban umum dan melayani masyarakat.

Dilansir The New Arab, Hamas juga mengutuk serangan tersebut yang dianggap sebagai pelanggaran lebih lanjut terhadap kesepakatan gencatan senjata. Kelompok itu menuduh Israel sengaja menargetkan aparat kepolisian guna mengacaukan stabilitas di Gaza.

2. Tenaga medis dan warga sipil lainnya juga menjadi korban

kehancuran di Jalur Gaza akibat serangan militer Israel (Jaber Jehad Badwan, CC BY-SA 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0>, via Wikimedia Commons)

Dilansir Al Jazeera, serangan udara Israel juga menyasar sekelompok warga sipil di luar Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir el-Balah, Gaza tengah, pada Sabtu. Akibatnya, satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka.

Serangan Israel juga menewaskan seorang tenaga medis Palestina di kamp pengungsi Nuseirat dan dua orang lainnya di sebuah rumah di Khan Younis. Militer Israel mengklaim rumah tersebut diserang untuk menargetkan seorang anggota kelompok Jihad Islam.

Sementara itu, serangan lainnya di Khan Younis menewaskan Khaled al-Breim, seorang pemuda yang baru saja lulus SMA. Keluarganya mengatakan bahwa Breim tewas saat hendak membawa makanan untuk dibagikan kepada kerabat dan teman-teman yang berkumpul di rumahnya untuk merayakan kelulusannya.

3. Serangan Israel tewaskan leebih dari 1.180 warga Palestina tewas sejak gencatan senjata

ilustrasi warga Palestina di Gaza (pixabay.com/hosnysalah)

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 1.180 warga Palestina sejak perjanjian gencatan senjata ditandatangani tahun lalu. Sebagian besar korban merupakan warga sipil.

Sementara itu, negara-negara mediator, termasuk Mesir, Qatar, Turki dan Amerika Serikat (AS) terus berupaya mendorong rencana Presiden AS, Donald Trump, untuk mengakhiri konflik di Gaza, yang mencakup pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel. Namun, upaya tersebut hingga kini masih belum menunjukkan kemajuan yang berarti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article