Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Komandan Hamas
pengeboman Kota Gaza (unsplash.com/Mohammed Ibrahim)
  • Serangan udara Israel di apartemen al-Nasr, Kota Gaza, menewaskan komandan Brigade Gaza Utara Hamas Izz al-Din al-Beik dan Muhannad Abu Foul, serta melukai beberapa orang termasuk anak-anak.
  • Israel dan Hamas mengonfirmasi kematian al-Beik, yang memimpin Brigade Gaza Utara setelah Ahmed Ghandour tewas pada 2023 dan sebelumnya pernah selamat dari upaya pembunuhan pada Mei.
  • Al-Beik menjadi komandan brigade Hamas ketiga yang tewas sepanjang September; otoritas Gaza melaporkan pelanggaran gencatan senjata Israel menewaskan 1.421 warga dan melukai 4.983 lainnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Militer Israel membunuh komandan Brigade Gaza Utara Hamas, Izz al-Din al-Beik, dalam serangan udara di Kota Gaza pada Selasa (29/9/2026) subuh. Serangan udara itu menyasar sebuah apartemen di permukiman al-Nasr dan menewaskan dua orang. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz mengonfirmasi kematian komandan senior Hamas tersebut dalam pernyataan bersama.

Kelompok Hamas juga membenarkan kematian al-Beik yang memimpin pasukan mereka di wilayah utara Jalur Gaza. Kematian al-Beik memperpanjang daftar petinggi Hamas yang tewas diserang Israel di tengah kesepakatan gencatan senjata.

1. Drone Israel hantam apartemen di gedung al-Batoul

drone Heron Israel (SSGT REYNALDO RAMON, USAF, Public domain, via Wikimedia Commons)

Rudal Israel menghantam gedung al-Batoul di dekat persimpangan al-Lababidi. Warga setempat mengaku melihat sebuah drone tempur melintas di atas permukiman sesaat sebelum meluncurkan tembakan. Ledakan keras memicu kebakaran dan menghancurkan seluruh isi unit hunian tersebut.

Petugas medis Rumah Sakit Al-Shifa mengevakuasi dua jenazah dari reruntuhan bangunan. Korban tewas teridentifikasi sebagai al-Beik dan seorang warga bernama Muhannad Abu Foul.

Serangan itu juga melukai beberapa orang lainnya, termasuk anak-anak. Militer Israel dan dinas keamanan Shin Bet menuduh al-Beik aktif merancang serangan terhadap tentara Israel.

"Kami akan terus memburu seluruh anggota organisasi tersebut, mulai dari para komandan hingga personel terbawah di mana pun mereka bersembunyi, sampai tidak ada lagi Hamas di Gaza," kata PM Netanyahu, dilansir The Times of Israel.

2. Rekam jejak al-Beik selama dua dekade di Hamas

perayaan 25 tahun Hamas di Gaza pada 2012 (Fars Media Corporation, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)

Al-Beik lahir pada 1981 dan menghabiskan masa kecilnya di kamp pengungsi Jabalia, Gaza utara. Tokoh yang dikenal dengan nama julukan Abu Hamza Ashmawi ini resmi bergabung dengan sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam, sejak 2000.

Kariernya naik saat ia dipercaya memimpin Batalion Imad Aqel di kawasan barat Jabalia selama satu dekade. Al-Beik kemudian diangkat menjadi kepala intelijen Brigade Gaza Utara untuk memantau pergerakan pasukan Israel dan merancang taktik pertempuran.

Ia naik pangkat memimpin Brigade Gaza Utara setelah komandan sebelumnya, Ahmed Ghandour, tewas diserang Israel pada November 2023. Militer Israel sempat berupaya membunuhnya di pusat Kota Gaza pada Mei lalu, tetapi al-Beik berhasil lolos meski wakilnya tewas dalam pengeboman itu.

3. Tiga komandan brigade Hamas tewas dalam sebulan

reruntuhan bangunan di Kota Gaza (Hla.bashbash, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Al-Beik merupakan komandan brigade ketiga yang dibunuh militer Israel sepanjang September. Tentara Israel sebelumnya menewaskan komandan Brigade Khan Younis pada 11 September dan komandan Brigade Rafah pada 15 September. Militer Israel mengklaim sudah membunuh sedikitnya 20 tokoh penting Hamas dalam kurun waktu satu bulan.

Dua hari sebelum membunuh al-Beik, Israel menewaskan pemodal Hamas Shadi Abu Hasira di Kota Gaza dan seorang penembak jitu di Gaza selatan. Militer Israel menuduh jaringan penukaran uang milik Abu Hasira mengalirkan puluhan juta shekel untuk membiayai persenjataan Hamas.

Pada hari yang sama saat al-Beik tewas, pasukan darat Israel menembak mati seorang pria bernama Ahmed Abu Mur di Deir al-Balah. Tentara Israel juga meratakan deretan bangunan di Deir al-Balah dan membombardir kamp pengungsi al-Bureij dengan artileri.

"Pelanggaran kesepakatan gencatan senjata oleh Israel telah menewaskan 1.421 warga dan melukai 4.983 orang lainnya," kata otoritas Kementerian Kesehatan Gaza, dilansir Anadolu Agency.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article