Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Netanyahu Tuding Mamdani Dukung Hamas Jelang Majelis Umum PBB

2 min read
Netanyahu Tuding Mamdani Dukung Hamas Jelang Majelis Umum PBB
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (President.gov.ua, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)
  • Benjamin Netanyahu menuding Wali Kota New York Zohan Mamdani mendukung Hamas dan memicu kerusuhan terhadap komunitas Yahudi, tuduhan yang dibantah Mamdani.
  • Netanyahu berencana membahas Mamdani dalam pidato Majelis Umum PBB sambil menegaskan posisi Israel bahwa perang Gaza merupakan respons terhadap serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
  • Perseteruan keduanya menguat setelah Mamdani berjanji mengikuti perintah ICC untuk menangkap Netanyahu; PM Israel diperkirakan memperpendek kunjungan New York dan membatalkan agenda Texas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menuding Wali Kota New York, Zohan Mamdani mendukung kelompok Hamas pada Selasa (22/9/2026). Ia juga menuding Mamdani menyulut kerusuhan terhadap komunitas Yahudi di New York. 

Sementara itu, Mamdani selama ini dikenal sebagai wali kota Muslim pertama di New York yang terpilih pada 2025. Namun, ia menolak tuduhan antisemitisme dan sebagian dari komunitas Yahudi di New York ikut mendukungnya. 

  1. 1. Netanyahu akan berbicara jujur di Majelis Umum PBB

    ilustrasi bendera Israel
    ilustrasi bendera Israel (unsplash.com/levimeirclancy)

    Netanyahu mengatakan akan berkata jujur soal bagaimana heroiknya tentara Israel di Majelis Umum PBB. Ia pun akan mengungkapkan secara gamblang soal Mamdani dalam kesempatan itu. 

    Dilansir The Irish Times, Israel selama ini menolak tuduhan genosida dan menekankan bahwa perang di Gaza adalah respons atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Insiden itu mengakibatkan 1.200 orang tewas dan sebanyak 250 orang menjadi tawanan. 

    Sedangkan Hamas menyebut bahwa serangan Israel menyebabkan 73 ribu orang tewas. Hingga kini perang di Gaza masih terus berlanjut yang berakibat pada krisis kemanusiaan yang dialami warga Palestina. 

  2. 2. Mamdani ancam akan menangkap Netanyahu atas perintah ICC

    tampak luar Kantor Pusat PBB di New York, Amerika Serikat
    tampak luar Kantor Pusat PBB di New York, Amerika Serikat (unsplash.com/nhuenerfuerst)

    Beberapa bulan terakhir, Mamdani dan Netanyahu sudah terlibat perseteruan. Sebab, Mamdani berjanji untuk mengikuti perintah Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) untuk menangkap Netanyahu. 

    Sebelumnya, Mamdani menyebut bahwa pemimpin Israel tersebut sebagai penjahat kriminal. Menurutnya, kehadiran PM Israel tersebut tidak akan disambut di New York City. 

    “Apa yang kami ketahui kebenaran ketika perdana menteri itu adalah seorang buronan ICC karena melakukan berbagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan,” tuturnya, dikutip The Hill.

  3. 3. Netanyahu diperkirakan tidak akan menginap di AS

    ilustrasi bendera Amerika Serikat
    ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/cristina_glebova)

    Netanyahu memastikan bahwa ia akan hadir di Majelis Umum PBB di New York City. PM Israel itu diperkirakan akan tiba pada Kamis (24/9/2026) pagi dan berpidato di Majelis Umum PBB pada pukul 14.00 waktu setempat. 

    Dilansir The New Arab, Netanyahu diperkirakan tidak akan menginap di AS. Ia sudah memotong waktunya selama berapa di AS beberapa jam, bahkan ia membatalkan rencana kunjungan ke Texas untuk bertemu dengan Elon Musk. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More