Konflik militer besar di Timur Tengah yang terjadi antara Amerika Serikat (AS)dan Israel dengan Iran telah memasuki pekan ke-5 dan masih belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Pihak-pihak yang berkonflik saling berbalas serang untuk melumpuhkan kekuatan lawannya. Salah satu alutsista yang digunakan oleh pihak AS adalah pesawat pengebom atau bomber strategis jarak jauh. Dalam peperangan, bomber strategis dirancang untuk terbang jauh ke dalam wilayah musuh guna menghancurkan target strategis seperti: infrastruktur, pabrik dan pusat militer musuh.
Salah satu fitur utama dari bomber strategis ini adalah mampu membawa muatan bom dalam jumlah sangat besar untuk melumpuhkan kemampuan musuh dalam melancarkan peperangan. Dalam operasi militer bertajuk" Epic Fury" ini, militer AS mengerahkan 3 jenis bomber legendaris strategisnya. Pesawat-pesawat bomber tersebut telah memiliki reputasi combat proven atau telah teruji dalam peperangan sebenarnya. Di dunia militer barat, hanya AS yang mengoperasikan bomber strategis dan di luar militer barat, hanya Rusia dan China yang memiliki armada bomber strategis tersebut.
Berikut adalah 3 jenis pesawat bomber milik AU AS yang saat ini terlibat dalam konflik militer dengan Iran:
