Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan penolakannya untuk mengintegrasikan upaya pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) antara negaranya dan China. Trump menyatakan bahwa AS tidak akan memperlambat laju pengembangan teknologi tersebut karena memimpin jauh di atas Beijing.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada awak media di Gedung Putih, Washington, D.C., Sabtu (26/9/2026) waktu setempat, saat hendak menaiki helikopter Marine One. Penegasan itu diutarakan usai dia menyelesaikan konferensi tingkat tinggi selama tiga hari bersama Presiden China Xi Jinping.
