Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan rencananya untuk menggelar pertemuan dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un pada akhir tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat meninjau area landasan helikopter baru di Gedung Putih, Washington, pada Rabu (19/8/2026) waktu setempat. Langkah ini diambil demi menghidupkan kembali hubungan diplomatik yang pernah terjalin pada masa jabatan pertamanya.
Fokus mendadak Trump terhadap Kim Jong Un ini memicu spekulasi bahwa ia tengah mengejar capaian diplomasi luar negeri baru di tengah kebuntuan perangnya dengan Iran. Sebelumnya pada Minggu (16/8/2026), Trump secara mengejutkan memerintahkan pemangkasan skala latihan militer gabungan antara AS dan Korea Selatan. Langkah mendadak tersebut langsung memicu kekhawatiran dari para sekutu AS di kawasan Asia.
