Jakarta, IDN Times - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengklaim telah mendeteksi dua rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Iran ke kawasan Teluk pada Selasa (18/8/2026). Serangan proyektil tersebut terdeteksi menyasar jalur pelayaran maritim internasional di perairan sekitar UEA. Pihak berwenang mengonfirmasi kedua proyektil itu jatuh ke dalam laut tanpa menimbulkan kehancuran pada armada kapal dagang yang melintas.
Eskalasi militer ini memicu kewaspadaan tinggi hingga UEA sempat menerbitkan peringatan darurat rudal kepada seluruh warganya lewat pesan seluler. Langkah tegas pun langsung diambil Abu Dhabi dengan membekukan seluruh kegiatan perdagangan dan transaksi keuangan dengan Teheran. Di sisi lain, pemerintah Iran secara tegas membantah tuduhan peluncuran rudal tersebut dan menyebut klaim UEA sama sekali tidak berdasar.
