Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ukraina Tetapkan Masa Hening di Garis Depan imbas Tibanya Delegasi AS
Tentara Ukraina. (commons.wikimedia.org/President Of Ukraine)
  • Ukraina menginstruksikan masa hening di garis depan selama tiga hari sejak 5 Agustus 2026, bertepatan dengan kedatangan delegasi AS ke Moskow dan Kiev untuk melanjutkan perundingan damai.
  • Presiden Volodymyr Zelenskyy menunda serangan udara ke kota-kota Rusia hingga Senin demi mendukung proses diplomasi, setelah berbicara dengan delegasi AS yang bekerja sama dengan Rusia.
  • Meski masa hening diumumkan, pasukan Ukraina tetap menjalankan pertahanan karena serangan Rusia berlanjut; Vladimir Putin juga memerintahkan penghentian sementara serangan udara ke Kiev selama tiga hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ukraina resmi menginstruksikan masa hening sejak Sabtu (5/8/2026) selama 3 hari ke depan. Keputusan ini menyusul kedatangan delegasi Amerika Serikat (AS) ke Moskow dan Kiev untuk melanjutkan perundingan damai. 

Beberapa bulan terakhir, negosiasi perdamaian antara Rusia dan Ukraina yang dimediasi oleh AS terhenti untuk sementara waktu. Penyetopan sementara ini didorong oleh pecahnya perang AS dan Iran sejak akhir Februari 2026. 

1. Zelenskyy tunda serangan udara hingga Senin

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine from Україна, CC0, via Wikimedia Commons)

Pada saat yang sama, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan akan menunda serangan udara ke sejumlah kota di Rusia hingga Senin. Keputusan ini sebagai wujud melancarkan kedatangan delegasi AS ke Moskow. 

“Saya sudah berbicara dengan delegasi AS. Mereka sudah bekerja sama dengan Rusia hari ini. Maka dari itu kami mengadakan gencatan senjata serangan udara di kota yang ikut dalam proses negosiasi,” tuturnya, dikutip dari Ukrinform.

Sementara itu, Zelenskyy menekankan bahwa Ukraina masih terus aktif dalam diplomasi. Menurutnya, langkah diplomasi pending untuk mengakhiri perang di Ukraina. 

2. Ukraina tetap aktifkan operasi pertahanan

ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/marta_mars)

Direktorat Komunikasi Militer Ukraina mengatakan bahwa pertempuran di garis depan masih berlanjut meski sudah diumumkan masa hening. Sebab, Rusia tidak menghentikan serangannya ke Ukraina. 

“Gencatan senjata tidak dapat dilakukan secara unilateral atau itu akan mengancam nyawa dan kesehatan dari tentara kami. Maka dari itu, sekarang, tentara di garis depan melakukan operasi pertahanan secara penuh,” ujarnya, dikutip dari Ukrainska Pravda.

3. Putin hentikan sementara serangan ke Kiev selama 3 hari

Presiden Rusia, Vladimir Putin. (kremlin.ru, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)

Pada hari yang sama, Presiden Rusia, Vladimir Putin memutuskan untuk menghentikan serangan udara ke Kiev selama 3 hari ke depan. Langkah ini menyusul kedatangan delegasi AS yang diwakilkan oleh Steve Witkoff dan Jared Kushner di Kiev. 

Dilansir Democrata, keputusan ini sebagai langkah resiprokal menyusul keputusan Ukraina menghentikan serangan ke Moskow. Meskipun demikian, Zelenskyy menuding Rusia sudah meluncurkan beberapa serangan ke bandara di Kiev dan Borispol. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article