Jakarta, IDN Times - Uni Eropa mengumumkan inisiatif pembentukan misi pelatihan militer bagi tentara Lebanon pada Selasa (1/9/2026). Program kerja sama pertahanan ini diproyeksikan bergulir dalam beberapa bulan ke depan guna memperkuat ketahanan keamanan nasional setempat.
Langkah strategis tersebut difokuskan untuk mendukung kapasitas aparat bersenjata lokal tanpa mengambil alih tugas pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kebijakan diplomatik ini menjadi bagian dari agenda blok Eropa dalam merespons rentannya stabilitas keamanan di kawasan tersebut.
