ilustrasi bendera Venezuela (Johanna Itriago, CC BY-SA 3.0 , via Wikimedia Commons)
Sebanyak 113 ekonom dan akademisi mendesak pelonggaran sanksi kepada Venezuela untuk mengatasi dampak gempa bumi besar. Sejumlah ekonom kawakan, termasuk Isabella Weber, Jeffrey Sachs, James K. Galbraith dan lainnya mendesak agar Venezuela dapat mengakses asetnya yang dibekukan sesegera mungkin.
Sejumlah akademisi mendesak Amerika Serikat (AS) untuk mengangkat sanksi yang berdampak pada Bank Sentral Venezuela, perusahaan minyak negara, PDVSA, serta institusi keuangan dan pertambangan di Venezuela. Menurutnya, kemanusiaan harus diutamakan di atas kepentingan politik.
“Ini adalah tindakan barbar dari AS dan Eropa yang menahan uang milik Venezuela sendiri dan sekarang negara itu sangat membutuhkannya untuk penanganan bencana,” tutur Wakil Kepala Center for Economic and Policy Research (CEPR), Mark Weisbrot, dikutip dari El Pais.