Jakarta, IDN Times - Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) Islamabad, Pakistan, menggelar pemungutan suara di KBRI Islamabad, hari ini. Lebih dari 800 WNI masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) PPLN Islamabad.
Mereka berbondong-bondong menuju satu-satunya TPS bagi WNI yang tinggal di Ibu Kota Islamabad serta provinsi-provinsi Punjab, Balochistan, dan Khyber Pakhtunkhwa (KPK).
Dua provinsi terakhir merupakan provinsi paling rawan kekerasan selama pelaksanaan pemilu Pakistan, Kamis, 8 Februari lalu.
“Saya tidak takut menempuh perjalanan sekitar 5 jam naik bus ke Islamabad. Di sini saya bisa lepas kangen sama orang Indonesia lainnya sambil makan kayak di kampung. Tidak hanya nyoblos, sayapun bisa bikin paspor baru di Konsuler KBRI tadi," terang Kaesih Ahmad, WNI yang menikah dengan WN Pakistan dan tinggal di daerah Mardan, KPK ini.
Pemungutan suara di KBRI Islamabad ditutup sekitar pukul 18.00 sore waktu setempat. Setelah proses sinkronisasi selesai, kotak suara disegel dan disimpan di titik paling steril dan aman di KBRI Islamabad. Kotak suara akan dibuka kembali saat penghitungan suara, tanggal 14 Februari 2024.
