Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

WNI Korban Bajak Laut Somalia Bebas, Dijemput Menlu Baru dan Lama

2 min read
WNI Korban Bajak Laut Somalia Bebas, Dijemput Menlu Baru dan Lama
Menteri Luar Negeri Sugiono dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir tiba bersamaan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Empat WNI awak MT Honour 25 dibebaskan setelah disandera perompak Somalia selama lebih dari lima bulan.

  • Mereka berhasil diamankan aparat bersenjata Puntland pada 29 September 2026 setelah penyerbuan terhadap kelompok perompak.

  • Keempat WNI dijadwalkan tiba di Indonesia pada 6 Oktober 2026 dan disambut Tata serta Sugiono.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa hal utama dalam pemulangan empat WNI ini?
Share Article

Jakarta, IDN Times — Empat warga negara Indonesia (WNI) korban pembajakan kapal tanker MT Honour 25 dijadwalkan tiba di Indonesia pada Selasa (06/10/26). Mereka akan dijemput langsung Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha ‘Tata’ Nasir dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta.

Keempat WNI tersebut merupakan awak kapal MT Honour 25 yang dibajak dan disandera kelompok perompak Somalia selama lebih dari lima bulan. Mereka berhasil dibebaskan pada 29 September 2026 setelah aparat bersenjata Puntland menyerbu kelompok perompak.

Pemulangan empat WNI tersebut dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 17.40 WIB di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta. Menlu Tata dan Menlo PMK Sugiono akan menerima kedatangan para awak kapal sekaligus menyerahkan mereka kepada keluarga.

Keempat WNI sebelumnya ditahan bersama 13 awak kapal lainnya setelah MT Honour 25 dibajak di lepas pantai Somalia pada April 2026. Pembajakan tersebut membuat 17 awak kapal berada dalam penyanderaan selama berbulan-bulan.

MT Honour 25 dibajak pada 21 April 2026 ketika kapal tanker tersebut berada di lepas pantai Somalia. Kapal itu mengangkut sekitar 18.500 barel minyak saat dibajak oleh kelompok perompak.

Empat WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut yakni Ashari Samadikun selaku kapten, Adi Faizal sebagai second officer, Wahudinanto sebagai chief officer, dan Fiki Mutakin.

Mereka bersama awak kapal lainnya kemudian berada dalam penyanderaan selama lebih dari lima bulan. Pemerintah Indonesia terus memantau kondisi para WNI dan mengupayakan proses pembebasan serta pemulangan mereka.

Pembebasan para sandera terjadi pada 29 September 2026. Aparat bersenjata Puntland melakukan penyerbuan terhadap kelompok perompak pada Selasa pagi dan berhasil mengamankan para sandera yang masih hidup.

Dalam insiden penyerbuan tersebut, lima anak buah kapal dilaporkan meninggal dunia sebelum aparat keamanan menguasai lokasi. Empat WNI termasuk awak kapal yang berhasil selamat dan kemudian menjalani proses untuk dipulangkan ke Indonesia.

Setelah melalui proses tersebut, keempat WNI dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Selasa (06/10/26). Kedatangan mereka akan disambut langsung Tata dan Sugiono di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta.

Para awak kapal dijadwalkan tiba sekitar pukul 17.40 WIB. Tata dan Sugiono akan menerima mereka sebelum menyerahkan keempat WNI kepada keluarga masing-masing.

Pemulangan ini menjadi akhir dari masa penyanderaan yang berlangsung lebih dari lima bulan sejak MT Honour 25 dibajak di lepas pantai Somalia pada April lalu.

    Share Article
    Editorial Team

    Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

    Related Articles

    See More