Jakarta, IDN Times – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mencopot Oleksandr Syrskyi dari jabatan panglima tertinggi militer dan menunjuk Mykhailo Drapatyi sebagai penggantinya. Keputusan itu diambil setelah enam hari demonstrasi di ibu kota Kiev yang dipicu oleh pemecatan Menteri Pertahanan, Mykhailo Fedorov.
Zelenskyy juga mengumumkan akan membawa kembali Fedorov ke dalam pemerintahan. Namun, belum dipastikan jabatan baru yang akan diemban Fedorov setelah posisinya sebagai menteri pertahanan diisi oleh mantan komandan pasukan operasi khusus, Yevhen Khmara.
Pada Selasa (21/7/2026), Zelenskyy bertemu dengan Fedorov dan menawarkan posisi yang disebutnya sebagai jabatan terhormat dalam pemerintahan yang akan menyatukan sektor teknologi Ukraina. Namun, hingga kini belum diketahui apakah Fedorov menerima tawaran tersebut.
Perombakan besar di tubuh militer itu diharapkan dapat meredakan aksi protes yang menuntut pencopotan Syrskyi. Sebelumnya, para demonstran memberikan tenggat waktu hingga Jumat untuk mengembalikan Fedorov ke kabinet dan mengancam akan menggelar demonstrasi tanpa batas waktu apabila tuntutan mereka diabaikan, dikutip dari The Guardian.
