Lukisan yang menceritakan Leif Erikson menemukan Amerika (commons.wikimedia.org/Hans A. Rosbach)
Dilansir kids.kiddle, kisah perjalanan Leif Erikson ke Amerika Utara termaktub dalam Saga Vinland di mana terdapat dua versi berbeda bagaimana Leif Erikson menemukan Amerika Utara.
Pertama, cerita penemuan tidak disengaja menyebutkan bahwa saat Leif sedang berlayar dari Norwegia untuk kembali ke Greenland, ia terombang-ambing oleh badai dan mendarat di pantai sebuah pulau yang asing. Di sana Leif menemukan gandum liar dan tanaman yang berlokasi di Amerika Utara.
Kedua, cerita menyebut bahwa seorang pedagang bernama Bjarni Herjolfsoon telah melihat sebuah pulau asing tapi ia tak mendarat ke sana. Leif yang mengetahui ini membeli kapal Bjarni 15 tahun kemudian dan mengumpulkan kru sebanyak 35 orang untuk menjelajahi tempat baru yakni Amerika Utara.
Leif dan awak kapalnya menemukan tiga wilayah daratan yang berbeda. Pertama, Heuland artinya 'tanah baru datar' kemungkinan besar adalah Pulau Baffin adalah daerah berbatu dan terpencil.
Kedua, Markland artinya 'tanah hutan' diduga sekarang adalah pantai Labrador dengan banyak pohon. Ketiga, Vinland artinya 'negeri anggur' memiliki iklim sejuk dan banyak ikan salmon. Ketiga wilayah ini sekarang adalah Kanada.
Di Vinland, Leif dan kawan-kawan membangun pemukiman kecil bernama Leifsbudir. Alasan dinamakan Vinland di mana suatu hari Tyrker menemukan anggur liar tumbuh di daerah itu. Leif dan kru mendapatkan banyak anggur dan kayu dan menaruhnya di kapal untuk kembali ke Greenland.
Berdasarkan situs L'Anse aux Meadows yang ditemukan, para ilmuwan menggunakan penanggalan karbon dan analisis lingkaran pohon untuk mengindentifikasi tahun di mana orang-orang Viking itu berada di Amerika Utara yakni sekitar tahun 1021. Ilmuwan juga yakin bahwa situs itu adalah markas Leif Erikson.