Tak hanya memiliki latar belakang sejarah yang unik, Zanzibar juga menyimpan sejumlah fakta menarik yang berkaitan dengan budaya, satwa, hingga tokoh terkenal dunia. Beragam keunikan tersebut membuat Zanzibar menjadi salah satu wilayah yang menarik untuk dipelajari. Yuk, simak lima fakta Zanzibar yang pernah mencatat sejarah dunia!
5 Fakta Zanzibar, Pulau Cantik yang Pernah Mencatat Sejarah Dunia

- Zanzibar pernah menjadi lokasi Perang Anglo-Zanzibar tahun 1896, yang hanya berlangsung sekitar 38 menit dan tercatat sebagai perang tersingkat dalam sejarah dunia.
- Pulau ini merupakan tempat kelahiran Freddie Mercury, vokalis legendaris Queen, yang masa kecilnya dipengaruhi oleh keberagaman budaya Zanzibar.
- Kota tua Stone Town di Zanzibar diakui UNESCO sebagai Warisan Dunia karena nilai sejarah dan perpaduan budaya Afrika, Arab, India, serta Eropa yang masih terjaga.
Zanzibar adalah gugusan pulau yang terletak di lepas pantai Afrika Timur dan merupakan bagian dari Tanzania. Meski namanya cukup dikenal, masih banyak orang yang belum mengetahui berbagai hal unik yang dimiliki wilayah ini.
1. Pernah menjadi lokasi perang tersingkat dalam sejarah

Zanzibar pernah menjadi lokasi Perang Anglo-Zanzibar yang terjadi pada tahun 1896. Perang ini bermula setelah Sultan Hamad bin Thuwaini meninggal dunia secara mendadak. Tak lama kemudian, Khalid bin Barghash mengangkat dirinya sebagai sultan baru. Namun, Inggris tidak menyetujui langkah tersebut dan meminta Khalid untuk turun dari takhta. Karena permintaan itu ditolak, ketegangan antara kedua pihak pun semakin meningkat.
Pada 27 Agustus 1896, Inggris melancarkan serangan setelah ultimatum yang mereka berikan berakhir. Pertempuran ini hanya berlangsung sekitar 38 menit, sehingga dikenal sebagai perang tersingkat dalam sejarah. Meski berlangsung sangat singkat, sekitar 500 orang dilaporkan tewas dalam konflik tersebut. Setelah perang berakhir, Inggris menunjuk sultan baru yang lebih mendukung kepentingan mereka, sehingga pengaruh Inggris di Zanzibar semakin kuat.
2. Tempat lahir Freddie Mercury

Zanzibar juga dikenal sebagai tempat kelahiran Freddie Mercury, vokalis legendaris band Queen. Ia lahir pada 5 September 1946 dengan nama Farrokh Bulsara. Freddie berasal dari keluarga Parsi keturunan India. Ayahnya, Bomi Bulsara, bekerja sebagai pegawai di pemerintahan kolonial Inggris, sementara keluarganya tinggal di Zanzibar pada masa itu.
Freddie menghabiskan masa kecilnya di Zanzibar sebelum kemudian melanjutkan pendidikan di India saat berusia delapan tahun. Lingkungan tempat ia tumbuh yang dipenuhi beragam budaya dan tradisi diyakini ikut membentuk pandangannya sejak kecil. Meski kemudian dikenal sebagai salah satu musisi rock paling berpengaruh di dunia, Zanzibar tetap menjadi bagian penting dari kisah awal kehidupan Freddie Mercury.
3. Kota tuanya masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO

Salah satu kawasan paling terkenal di Zanzibar adalah Stone Town, kota tua bersejarah yang menjadi pusat perdagangan penting di pesisir Afrika Timur selama berabad-abad. Kawasan ini masih mempertahankan banyak bangunan dan tata kota lamanya, sehingga suasana masa lalu masih dapat terlihat hingga sekarang. Ciri khas Stone Town dapat ditemukan pada jalan-jalannya yang sempit, rumah-rumah tua bertingkat, serta pintu kayu berukir yang menjadi ikon kawasan tersebut.
Keunikan Stone Town terletak pada perpaduan berbagai budaya yang berkembang di sana selama ratusan tahun. Pengaruh Afrika, Arab, India, dan Eropa terlihat jelas pada arsitektur, tata kota, hingga kehidupan masyarakatnya. Berkat nilai sejarah dan budayanya yang tinggi, UNESCO menetapkan Stone Town sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2000. Kawasan ini dinilai sebagai contoh penting yang menunjukkan pertemuan dan perpaduan berbagai budaya di kawasan Samudra Hindia.
4. Rumah bagi monyet colobus merah yang langka

Zanzibar menjadi rumah bagi monyet colobus merah Zanzibar (Piliocolobus kirkii), spesies langka yang hanya dapat ditemukan di Pulau Unguja, pulau utama di Kepulauan Zanzibar. Monyet ini memiliki ciri khas berupa bulu berwarna merah kecokelatan, wajah hitam, dan rambut putih di bagian kepala. Sebagian besar hidupnya dihabiskan di pepohonan, tempat mereka mencari makan dan berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya.
Sayangnya, jumlah monyet colobus merah Zanzibar terus berkurang akibat hilangnya habitat alami dan aktivitas manusia. Karena itu, spesies ini masuk dalam kategori terancam punah. Untuk melindunginya, sejumlah kawasan hutan di Zanzibar telah ditetapkan sebagai area konservasi. Berbagai upaya perlindungan juga terus dilakukan agar satwa khas Zanzibar ini tetap dapat bertahan di alam liar.
5. Air lautnya terkenal berwarna biru toska yang sangat jernih

Zanzibar terkenal dengan pantainya yang indah, pasir putih yang bersih, serta air laut berwarna biru toska yang sangat jernih. Pemandangan ini menjadi salah satu daya tarik utama pulau tersebut. Beberapa pantai di Zanzibar memiliki ombak yang tenang dan air yang nyaman untuk berenang, sementara kawasan lainnya menawarkan suasana yang lebih tenang dengan deretan pohon kelapa dan pemandangan laut yang memanjakan mata.
Keindahan Zanzibar juga terlihat dari kehidupan bawah lautnya yang kaya. Perairan di sekitar pulau ini dipenuhi terumbu karang yang menjadi habitat berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Karena airnya sangat jernih, Zanzibar menjadi tempat yang populer untuk aktivitas snorkeling dan menyelam. Di beberapa lokasi, pengunjung bahkan bisa melihat penyu laut atau lumba-lumba yang hidup di perairan sekitar pulau.
Itulah lima fakta menarik tentang Zanzibar, mulai dari lokasi perang tersingkat dalam sejarah hingga rumah bagi satwa langka yang tidak ditemukan di tempat lain. Beragam keunikan tersebut menunjukkan bahwa Zanzibar memiliki cerita yang jauh lebih menarik daripada sekadar pulau tropis di Afrika Timur.


















