Pada bulan September tahun 1994, seorang petugas penyelamat taman nasional bernama David Noble melakukan penelusuran mendalam di sebuah jurang sempit yang tersembunyi. Petualangan ekstrem di kawasan berbatuan pasir di Taman Nasional Wollemi, Australia ini rupanya membawanya pada sebuah penemuan botani yang luar biasa. Di sana, ia melihat sekelompok pohon asing menjulang tinggi dengan kulit kayu bertekstur sangat aneh yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Lantaran merasa sangat penasaran, Noble memutuskan membawa pulang sampel ranting kecilnya untuk diteliti lebih lanjut oleh para ahli botani di Sydney. Penyelidikan mendalam pun segera dilakukan demi memecahkan misteri di balik spesimen langka tersebut.
Para ilmuwan di Kebun Raya Sydney terkejut saat mengetahui bahwa pohon itu merupakan spesies purba yang diduga telah lenyap jutaan tahun silam. Kabar penemuan pohon wollemi atau Wollemia nobilis ini segera mengguncang dunia internasional sebagai salah satu penemuan botani terbesar sepanjang sejarah modern. Tanaman purba yang dijuluki pohon dinosaurus ini berhasil bertahan hidup dari kepunahan massal berkat perlindungan alami dari dinding jurang yang sangat curam. Keberadaan pohon tersebut memberikan bukti nyata mengenai bagaimana ekosistem hutan masa lampau dapat bertahan melewati berbagai fase perubahan iklim bumi. Kini, pohon eksotis ini menjadi salah satu warisan alam paling berharga yang dijaga sangat ketat oleh otoritas setempat.
