Di daratan Amerika hidup seekor ular yang cukup tersohor, ia adalah Thamnophis elegans atau ular garter barat. Spesies tersebut membentuk reputasi sebagai ular dengan penyebaran luas yang punya warna tubuh mencolok. Untungnya, ular garter barat merupakan spesies tidak berbisa dan sama sekali tidak berbahaya bagi manusia.
5 Fakta Menarik Ular Garter Barat, Melahirkan 12 Ekor Bayi

- Ular garter barat (Thamnophis elegans) terdiri dari enam subspesies dengan perbedaan fisik, ukuran, dan wilayah penyebaran di Amerika Serikat, Kanada, hingga Meksiko.
- Spesies ini tidak berbisa, berukuran maksimal sekitar satu meter, memiliki pola garis kuning mencolok, serta mampu hidup di berbagai habitat termasuk pegunungan tinggi.
- Ular garter barat bereproduksi secara ovovivipar dan dapat melahirkan hingga 12 bayi, sementara pola makannya bervariasi tergantung lingkungan tempatnya hidup.
Namun, di balik dirinya yang tidak berbisa ternyata ular ini memiliki berbagai fakta menarik, lho. Beberapa faktanya tercermin dari kebiasaan, makanan, ukuran, sistem reproduksi, habitat, penyebaran, hingga klasifikasinya. Apa kamu penasaran dengan berbagai fakta menarik ular garter barat? Simak selengkapnya di artikel ini, yuk.
1. Ular garter barat dibagi menjadi enam subspesies

Dilansir The Reptile Database, ular garter barat dibagi menjadi enam subspesies. Mereka adalah Thamnophis elegans elegans, Thamnophis elegans vagrans, Thamnophis elegans hueyi, Thamnophis elegans terrestris, Thamnophis elegans vascotanneri, dan Thamnophis elegans arizonae. Tiap subspesies punya perbedaan dari tiga aspek, yaitu ciri fisik, ukuran, dan penyebaran. Contohnya, ada subspesies yang menghuni wilayah Arizona, ada yang ukurannya besar, dan ada yang punya warna lebih mencolok dari subspesies lain.
2. Panjang maksimal ular garter barat hanya 1 meter

Dilansir Montana Field Guide, panjang maksimal ular ini hanya sekitar 43 inci atau 1 meter. Uniknya, ukuran kecil tersebut ia manfaatkan untuk masuk ke sela-sela sempit dan berkamuflase di semak-semak. Ia juga memiliki tiga garis berwarna kuning. Satu garis berlokasi di punggung dan dua garis lainnya terlihat di samping tubuh. Soal warna, tiap populasi dan subspesies memiliki warna yang berbeda. Terkadang, ada individu yang punya warna hitam legam. Kemudian, ada juga individu berwarna cokelat dan hijau.
3. Ular garter barat bisa hidup di pegunungan

Dilansir GBIF, ular garter barat merupakan satwa endemik Amerika. Penyebaran reptil ini mencakup pesisir barat Amerika Serikat, Kanada, dan sebagian Meksiko. Penyebarannya yang paling utara mencakup wilayah British Columbia, Alberta, dan Manitoba di Kanada. Kemudian, penyebarannya yang paling selatan mencakup wilayah Baja California di Meksiko. Ia sering ditemukan di pesisir, area lembap, semak-semak, hutan, dan ladang. Bahkan, ular ini juga bisa hidup dataran tinggi yang ketinggiannya mencapai 3,962 mdpl, khususnya di wilayah Pegunungan Rocky.
4. Ular garter barat bisa melahirkan 12 ekor bayi

Laman iNaturalist menjelaskan kalau ular garter barat bereproduksi dengan metode ovovivipar. Ia tetap bertelur, tapi telurnya akan dijaga, diinkubasi, dan ditetaskan di dalam rahim individu betina. Kemudian, setelah telurnya menetas ular ini akan melahirkan bayinya secara langsung. Ular ini mampu melahirkan hingga 12 ekor bayi. Biasanya, ular garter barat akan mulai melahirkan pada Agustus hingga September. Uniknya, metode ovovivipar merupakan metode reproduksi yang umum bagi ular garter dan spesies lain dari famili Natricidae.
5. Tiap populasi punya makanan yang berbeda

Dilansir Animal Diversity Web, makanan hewan ini mencakup kodok, kecebong, ikan, mamalia kecil, serangga, salamander, dan kadal. Menariknya, tiap populasi punya pilihan makanan yang berbeda. Contohnya, populasi yang hidup di area pesisir sangat suka memakan hewan darat seperti kadal. Kemudian, populasi yang hidup di hutan atau jauh dari pantai sangat suka memakan hewan air seperti ikan dan amfibi. Nah, perbedaan tersebut menunjukan kalau ular garter barat mengalami evolusi mikro.
Itulah beberapa fakta menarik ular garter barat yang menunjukkan kalau ia adalah reptil yang sangat eksotis. Karena itu, kehidupannya harus dijaga, dilestarikan, dan jangan sampai hewan tersebut musnah dari muka bumi. Sebagai predator, ular garter barat juga memiliki peran bagi ekosistem. Ia juga tidak berbahaya sehingga tak ada alasan untuk mengusik kehidupannya.












![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kamu Bisa Time Travel ke Masa Lalu atau Masa Depan?](https://image.idntimes.com/post/20250506/1000008112-a9936ff4ece60dc64a0fc7d3e0c841a5.png)





