Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Black Metaltail, si Kolibri Hitam Endemik Pegunungan Peru
burung metallura phoebe (commons.wikimedia.org/Autorstwa James Sykes - Praca własna)
  • Black Metaltail adalah kolibri kecil berukuran 13–14 sentimeter dan sekitar 5 gram, berciri tubuh hitam gelap, ekor merah tembaga berkilau, serta tenggorokan biru kehijauan pada jantan.
  • Spesies endemik Peru ini menghuni Andes bagian barat, terutama kawasan pegunungan tinggi dengan semak dan tumbuhan berbunga untuk mencari nektar sambil melayang di depan bunga.
  • Sebagai anggota genus Metallura, kilau metalik ekornya berubah mengikuti cahaya; status konservasi globalnya masih Least Concern, meski kelestarian habitat pegunungan tetap penting.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Black Metaltail (Metallura phoebe) merupakan salah satu burung kolibri yang memiliki penampilan cukup berbeda dari banyak kerabatnya. Tubuhnya didominasi warna hitam gelap, sementara bagian ekornya memiliki kilau kemerahan yang dapat terlihat semakin jelas ketitka terkena cahaya. Burung kecil ini juga dikenal sebagai penghuni kawasan pegunungan Andes di Peru.

Spesies ini termasuk genus Metallura, kelompok kolibri yang dikenal karena warna metalik pada bagian tubuh atau ekornya. Black Metaltail hidup di lingkungan pegunungan dengan vegetasi rendah dan berbunga yang menyediakan sumber makanan penting bagi burung berukuran mungil tersebut. Yuk, kita telusuri lima fakta menarik Black Metaltail, si kolibri hitam endemik pegunungan Peru ini!

1. Memiliki tubuh yang didominasi warna hitam

burung metallura phoebe (inaturalist.org/David F. Belmonte)

Sesuai namanya, Black Metaltail mempunyai bulu tubuh yang sebagian besar berwarna hitam atau sangat gelap. Penampilannya semakin menarik karena bagian ekornya memiliki warna merah tembaga yang dapat memberikan kesan metalik ketika terkena cahaya. Pada individu jantan, bagian tenggorokan juga dapat menunjukkan warna biru kehijauan yang kontras dengan tubuhnya yang gelap.

Dilansir Oiseaux.net, ukuran tubuhnya tergolong kecil seperti kebanyakan kolibri, dengan panjang sekitar 13-14 sentimeter dengan berat sekitar 5 gram. Paruhnya relatif tipis dan runcing, sebuah bentuk yang sesuai dengan kebiasaan kolibri dalam mengambil nektar dari bunga. Kombinasi tubuh gelap, ekor kemerahan, dan kilau warna pada bagian tertentu membuat Black Metaltail cukup mudah dikenali ketika terlihat dari dekat.

2. Merupakan burung endemik Peru

burung metallura phoebe (inaturalist.org/Thibaud Aronson)

Black Metaltail dikenal sebagai salah satu burung yang persebarannya sangat berkaitan dengan kawasan Andes di Peru. Bird Forum menyebutkan bahwa spesies ini ditemukan di bagian barat Andes Peru, mulai dari wilayah utara hingga bagian selatan negara tersebut. Persebaran geografis yang terbatas tersebut membuat Peru menjadi negara utama dalam kehidupan spesies ini.

Habitat Black Metaltail umumnya berada di kawasan pegunungan tinggi yang memiliki semak dan tumbuhan berbunga. Lingkungan seperti ini menyediakan tempat mencari makan sekaligus vegetasi yang dapat digunakan untuk berlindung dan beraktivitas. Kehidupannya yang sangat terkait dengan pegunungn Andes membuat Black Metaltail menjadi salah satu bagian khas dari avifauna Peru.

3. Hidup di kawasan Andes dengan vegetasi berbunga

burung metallura phoebe (inaturalist.org/David F. Belmonte)

Black Metaltail lebih sering ditemukan di habitat pegunungan yang memiliki semak dan tumbuhan berbunga. Kawasan Andes menyediakan lingkungan dengan ketinggian dan kondisi vegetasi yang sesuai bagi spesies ini. Habitat tersebut juga penting karena bunga menjadi salah satu sumber makanan utama bagi kolibri.

Dilansir Biodiversidad Arequipa, burung ini dapat mencari nektar dengan melayang di depan bunga menggunakan kepakan sayapnya yang cepat. Kemampuan tersebut memungkinkan Black Metaltail memanfaatkan bunga yang berada di antara vegetasi pegunungan tanpa harus selalu bertengger ketika makan. Selain nektar, seperti kolibri lainnya, burung ini juga dapat memanfaatkan sumber makanan berukuran kecil yang tersedia di habitatnya.

4. Termasuk kelompok metaltail yang dikenal dengan kilau metalik

burung metallura phoebe (inaturalist.org/David F. Belmonte)

Black Metaltail merupakan anggota genus Metallura, sebuah kelompok kolibri yang mendapatkan namanya dari karakter warna metalik pada bagian tubuhnya. Dilansir World Bird Names, pada sejumlah spesies dalam genus tersebut, kilau metalik dapat terlihat pada ekor dengan warna hijau, ungu, atau tembaga tergantung spesiesnya. Black Metaltail memiliki kombinasi warna gelap dengan nuansa merah tembaga pada bagian ekornya.

Kilau tersebut dapat tampak berbeda ketika burung bergerak atau terkena perubahan sudut cahaya. Hal ini membuat warna tubuh Black Metaltail terlihat lebih dinamis dibandingkan sekadar warna hitam polos. Nama genus Metallura sendiri berasal dari kata Yunani yang berkaitan dengan "logam" dan "ekor", merujuk pada kesan metalik yang menjadi ciri kelompok tersebut.

5. Status konservasinya masih least concern

burung metallura phoebe (inaturalist.org/Andrés Sebastian Ochoa Urfano)

Black Metaltail saat ini dikategorikan sebagai Least Concern (LC) dalam penilaian konservasi global. Status tersebut menunjukkan bahwa spesies ini belum masuk kategori terancam secara global berdasarkan kriteria yang digunakan dalam penilaian tersebut. Meskipun demikian, kondisi habitat tetap menjadi hal penting bagi keberlangsungan populasi burung yang hidup di lingkungan pegunungan.

Kawasan Andes menghadirkan berbagai kondisi habitat yang berbeda dan perubahan lingkungan dapat memengaruhi ketersediaan sumber makanan maupun tempat hidup burung. Perlindungan kawasan pegunungan dan vegetasi alami tetap diperlukan agar habitat Black Metaltail dapat dipertahankan. Dengan menjaga ekosistem tempatnya hidup, berbagai spesies burung pegunungan lainnya juga dapat memperoleh manfaat yang sama.

Black Metaltail merupakan kolibri kecil dengan penampilan khas berkat tubuh gelap dan ekor bernuansa merah tembaga yang berkilau. Persebarannya yang erat dengan pegunungan Peru serta kebiasaannya mencari nektar di kawasan bervegetasi berbunga membuat burung ini menjadi salah satu penghuni menarik Pegunungan Andes. Meski berukuran mungil, Black Metaltail memperlihatkan betapa beragamnya bentuk dan warna kolibri yang hidup di kawasan pegunungan Amerika Selatan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article