Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Bobcat, Kucing Liar Amerika yang Namanya Berasal dari Ekor
bobcat (commons.wikimedia.org/Letartean/CC BY 3.0)
  • Bobcat adalah kucing liar Amerika Utara berukuran lebih besar dari kucing domestik, dengan ciri khas ekor pendek yang menjadi asal nama spesies ini.
  • Hewan soliter ini memiliki kemampuan melompat jauh hingga enam meter dan menandai wilayahnya dengan urine, kotoran, serta cakaran di pohon.
  • Populasi bobcat mencapai 2–3 juta ekor di Amerika Utara, tergolong stabil dan berstatus ‘Least Concern’, meski tetap pemalu terhadap manusia namun ganas saat berburu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di wilayah Amerika Utara, ada satu kucing liar yang sangat ikonik, namanya adalah bobcat (Lynx rufus). Kucing ini memiliki ukuran tubuh 2-3 kali lipat lebih besar dibandingkan kucing domestik. Sangat mudah untuk mengenali kucing yang satu ini, mereka identik dengan telinga yang tampak tajam ke atas, bulu tubuhnya yang memiliki pola tutul, serta ekornya yang sangat pendek.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang bobcat, yuk kita bahas lima fakta unik yang dimiliki oleh kucing yang satu ini. Penasaran ada apa saja? Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

1. Nama yang berasal dari ekor pendek

bobcat (commons.wikimedia.org/Len Blumin/CC BY 2.0)

Penamaan kata 'bobcat' pada kucing yang satu ini ternyata memiliki satu fakta unik, lho. Alih-alih hanya menamakan spesies kucing tanpa sebuah arti atau makna, bobcat justru merujuk pada bentuk ekor kucing ini yang pendek, laman International Fund for Animal Warfare juga membenarkan fakta soal hubungan nama bobcat dengan ekornya yang pendek. Dalam bahasa Inggris, bobcat sama saja seperti kata bobbed yang artinya potongan pendek. Untuk ukuran yang jauh lebih besar dari kucing domestik, mereka tampak menggemaskan ketika berjalan dengan ekornya yang pendek itu.

Bahkan, seekor individu bobcat dewasa hanya memiliki ekor yang tumbuh maksimal 10-17 cm saja. Artinya, walaupun mereka sudah dewasa, pertumbuhan ekor yang dimilikinya hanya sedikit saja. Meski begitu, ekor pendek yang dimiliki oleh bobcat justru menjadi pembeda dengan kerabat dekatnya yang berada dalam satu genus yang sama.

2. Pelompat ulung yang mengerikan

bobcat (commons.wikimedia.org/Joshua Tree National Park/CC BY 2.0)

Memiliki kemampuan melompat super tinggi, pasti yang terlintas di pikiran kamu adalah karakal, ya? Fakta itu memang jelas tak bisa terbantahkan. Jika dibandingkan dengan bobcat, karakal dengan mudah memenangkan duel kemampuan melompat vertikalnya. Meski lompatan vertikal yang dimiliki oleh bobcat tidak setinggi yang dimiliki oleh karakal, ternyata lompatan horizontal (lompat jauh ke depan) mereka adalah kemampuan utamanya, lho.

Dalam sekali ancang-ancang pendek, mereka dapat melompat sekitar 12-20 kaki (setara dengan 3,6-6 meter). Mereka juga sering menggunakan kemampuannya ini di atas pohon, yang membuat efek kejut bagi hewan yang diterkam oleh kucing ini. Tubuhnya yang atletis menjadi alasan utama mengapa bobcat memiliki kemampuan melompat sejauh itu.

3. Hewan soliter dengan suara yang mengintimidasi

bobcat (commons.wikimedia.org/Alan Vernon/CC BY 2.0)

Sama seperti sebagian besar perilaku yang dimiliki oleh kucing besar, bobcat adalah salah satu kucing yang hidup sendirian dalam wilayah kekuasaan yang luas. Mereka sering menandai wilayahnya dengan berbagai macam cara, termasuk urine, kotoran, dan tanda berupa cakar di batang pohon. Mereka bukan tipe yang sering mencari masalah dengan sesama bobcat lainnya, justru mereka lebih memilih menghindari kontak langsung.

Nah, saat musim kawin tiba, mereka akan memiliki sifat yang bertolak belakang. Mereka akan jauh lebih agresif jika ada yang berani mencoba memasuki wilayah teritorinya. Apakah akan terjadi perkelahian? Biasanya tidak akan sampai ada kontak fisik, karena bobcat akan memperingati dengan suara berupa jeritan dan geraman yang lantang dan terdengar hingga jarak yang sangat jauh. Bahkan laman Wildlife Rescue League dan A-Z Animals menjelaskan kucing ini memiliki banyak suara yang bervariasi.

4. Populasi kucing liar paling banyak di Amerika

bobcat (commons.wikimedia.org/Letartean/CC BY 3.0)

Jujur saja, sebagian besar kucing liar di seluruh dunia sedang mengalami kesulitan yang sama, yaitu diambang kepunahan. Di tengah kritisnya populasi mereka yang terus menurun, bobcat justru adalah salah satu dari sedikit kucing liar yang populasinya masih sangat terjaga aman. Mereka tercatat mendiami berbagai wilayah, mulai dari hutan hujan tropis hingga daerah gurun yang kering. Hal ini terbukti bahwa bobcat memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap berbagai macam lingkungan sekitarnya.

Diperkirakan populasi bobcat di Amerika Utara saat ini adalah 2 hingga 3 juta ekor. IUCN juga memasukkan kucing ini dalam kategori Kurang Terancam Punah (Least Concern). Populasi yang masih sangat melimpah membuat bobcat menjadi kucing dengan populasi paling stabil di dunia saat ini.

5. Predator yang ganas namun pemalu terhadap manusia

bobcat (commons.wikimedia.org/mandarinblues)

Rata-rata hewan soliter merupakan hewan penyendiri yang pemalu, termasuk bobcat. Mereka memiliki insting, pendengaran, dan penglihatan yang tajam untuk mengetahui keberadaan manusia yang mendekat. Masih dilansir Wildlife Rescue League, bobcat adalah kucing yang sangat pandai bersembunyi, bahkan sering keliru dengan kerabatnya yang masih dalam satu keluarga, seperti lynx kanada.

Di satu sisi, sifatnya ini berbanding terbalik ketika bobcat melakukan misi berburunya. Sebagai karnivor sejati, pantang untuk bobcat melepaskan mangsanya begitu saja. Mereka bahkan bisa melumpuhkan mangsa yang ukurannya delapan kali lipat lebih besar dari tubuhnya, seperti rusa dewasa dan sejenisnya.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh bobcat. Gimana, jadi sudah tahu kan? Mulai dari nama yang berasal dari ekornya yang pendek hingga sifatnya yang berbeda ketika bertemu manusia dan berburu. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article